Home / Ekonomi / Headline / Nasional

Selasa, 28 Juni 2022 - 20:30 WIB

Dana Rp 35,5 Triliun Khusus Gaji-13 Bagi ASN Telah Dianggarkan Menkeu Sri Mulyani

NasionalPos.com, JakartaPemerintah menganggarkan dana sebesar Rp 35,5 triliun khusus pemberian gaji ke-13 aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan. Adapun anggaran ini akan dicairkan mulai 1 Juli 2022.anggaran tersebut meliputi sebanyak Rp 11,5 triliun bagi Aparatur Sipil Negara di tingkat Pusat, TNI, dan Polri yang berasal dari belanja kementerian dan lembaga, demikian disampaikan Sri Mulyani Menteri Keuangan saat menggelar konferensi pers virtual, Selasa, (28/6/2022) di Jakarta.

“Anggaran pembayaran gaji ke-13 dalam hal ini sudah disediakan di dalam APBN tahun 2022,” ungkap Sri Mulyani.

Menurut Sri Mulyani, sudah di alokasikan sekitar Rp 15 triliun diberikan bagi ASN Daerah, yakni pegawai negeri sipil daerah (PNSD) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang berasal dari dana alokasi umum (DAU) dan dapat ditambahkan dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2022, sesuai kemampuan fiskal dari pemerintah daerah masing-masing, sedangkan anggaran gaji ke 13 untuk pensiunan berasal dari alokasi bendahara umum negara (BUN) sebesar Rp 9 triliun, gaji ke 13  untuk tahun ini diberikan sebesar gaji atau pensiun pokok dan tunjangan yang melekat pada gaji atau pensiun pokok (tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan struktural/fungsional/umum) dan sebesar 50 persen tunjangan kinerja per bulan bagi yang mendapatkan tunjangan kinerja.

Baca Juga  Update Data Corona (7/9/2021) Jumlah Pasien Positif 4.140.034 Orang dan Meninggal 137.156 Orang

Adapun gaji ke-13 tahun 2022, lanjut Sri Mulyani, diberikan kepada 8,76 juta penerima, yakni aparatur negara pusat sekitar 1,79 juta pegawai, termasuk TNI dan Polri, aparatur negara daerah sebanyak 3,65 juta pegawai, dan pensiunan sebanyak 3,32 juta orang, untuk Gaji ke-13 ini sudah mulai dapat dicairkan pada Juli 2022, kementerian dan lembaga akan segera mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM) kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), pengajuan SPM sudah mulai dilakukan sejak 24 Juni 2022 dan kemudian KPPN akan mencairkan pada awal Juli sesuai dengan mekanisme yang berlaku,

Baca Juga  Wagub DKI Minta Warga Waspada Banjir18 – 19 Februari 2021

“Terimakasih kepada seluruh aparatur negara, termasuk TNI dan Polri yang telah melaksanakan tugas masa pandemi Covid-19 dan terus menjaga pelayanan, serta mengawal proses pemulihan ekonomi nasional.”pungkas Sri Mulyani

Share :

Baca Juga

Operasi ketupat

Headline

Kapolri : Operasi Ketupat Diperpanjang Hingga 7 Juni 2020
Agus Martowardoyo

Ekonomi

Agus Marto Ditunjuk Jadi Komut BNI
Muhammadiyah

Headline

Ini Tuntutan PP Muhammadiyah Saat Ibadah Ramadhan Di Tengah Pandemi Covid-19
Juru Bicara penanganan Corona Achmad Yurianto

Headline

Update Corona (22/4/2020) Jumlah Pasien 7.418 Orang Dan Meninggal Menjadi 635 Orang
juru bicara kpk febri diansyah

Nasional

KPK akan Buka Rekaman Pemeriksaan Miryam Jika Diminta Pengadilan
virus corona 3

Headline

Alkes Untuk Covid-19 Dari China Akan Tiba DI Jakarta
Andre dan Prabowo

Ekonomi

Anak Buah Prabowo kritik Projo Minta Jatah Lebih BUMN
Emrisyah Satar

Headline

KPK Janji Tuntaskan Kasus Suap Emirsyah Satar Pada Agustus 2019