Home » Headline » Demi Penuhi Rasa Keadilan Masyarakat, Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Bansos 2020 Di Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta

Demi Penuhi Rasa Keadilan Masyarakat, Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Bansos 2020 Di Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta

dito 23 Jan 2023 87

NasionalPos.com, Jakarta– Saat ini Warga Jakarta sedang dihebohkan dan dicemaskan dengan munculnya isu dugaan korupsi program bantuan sosial (bansos) pada 2020 senilai Rp 3,65 triliun. Dugaan korupsi bansos ini dibeberkan oleh seorang pegiat sosial media, Rudi Valenka, melalui sebuah utas atau thread di akun Twitter @kurawa pada 9 Januari 2023 lalu, disebutkan bahwa diduga Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan, kala itu hendak menanggulangi pandemi Covid-19 dengan menyalurkan bansos senilai Rp 3,65 triliun dalam bentuk sembako. Lewat program itu, diduga Dinas Sosial DKI menunjuk tiga rekanan terpilih untuk menyalurkan paket sembako senilai Rp 3,65 triliun lewat Perumda Pasar Jaya, PT Food Station, dan PT Trimedia Imaji Rekso Abadi.

Sontak saja informasi yang disampaikan penggiat Rudi Valenka tersebut, mengundang respon komentar dari berbagai kalangan, salah seorang diantaranya, adalah Drs Primus Wawo, MSi pengamat sosial dan perkotaan, ketika di hubungi awak media, ia mengatakan bahwa kasus dugaan korupsi bansos terjadi di Pemprov DKI Jakarta, ini sesuatu yang menunjukkan bahwa lemahnya pengawasan dalam pelaksanaan program bansos untuk menanggulangi masalah pandemic covid-19 yang ditujukan membantu meringankan warga Jakarta terdampak covid-19.

Baca Juga :  Kemendes: Indeks Desa Dapat Dimanfaatkan Atasi Beragam Isu

“Ya, ini sesuatu temuan informasi tentang kasus yang bukan saja menghebohkan, melainkan juga memprihatinkan, kok tega-teganya mereka yang diduga terlibat di kasus tersebut, menari diatas penderitaan warga Jakarta yang saat itu menderita menghadapi pandemic covid-19”ungkap Drs Primus Wawo, MSi yang juga mantan pejabat Pemda prov DKI Jakarta kepada awak media, Senin, 23/1/2023 di Jakarta.

Karena itu, menurut Primus, sudah sepatutnya kasus ini harus segera diusut tuntas, agar masyarakat tidak merasa penasaran, mengenai kebenaran kasus tersebut, dan tentunya pengusutan kasus tersebut harus memenuhi rasa keadilan masyarakat, yang menjadi korban atas dugaan perilaku korupsi tersebut, yang ditengarai kasus ini bukan hanya merugikan keuangan negara saja, melainkan juga menciderai rasa kemanusiaan warga Jakarta, untuk itulah, penanganan kasus ini juga mesti dilakukan secara professional, komprehensif, tentunya terlepas dari tendensi politis, serta tidak adanya intervensi politis dari pihak manapun,

Baca Juga :  Rayakan HUT ke-497 Kota Jakarta, Ketua DPRD Pras Ungkap Banyak Pencapaian Telah Diraih

Primus juga menegaskan seandainya ada dugaan keterlibatan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada kasus ini, ya, buka saja, jangan ada yang ditutupi, kalau nggak terlibat ya, harus juga dibuka dan dijelaskan kepada masyarakat, agar masyarakat tidak berpolemik hingga bisa menimbulkan kegaduhan situasi, yang dapat mengganggu konsentrasi Pemprov DKI Jakarta yang sedang giat melakukan pembenahan dan juga pembangunan di berbagai segi kehidupan warga Jakarta.

“Kami sangat berharap penegakkan hukum yang setegas-tegasnya dan transparan untuk mengusut tuntas, membongkar seterang-terangnya siapa saja yang terlibat dalam temuan kasus dugaan korupsi bansos tersebut, serta membuka motif dibalik terjadinya kasus ini, sehingga para pelaku yang terlibat dapat dihukum seberat-beratnya, demi memenuhi rasa keadilan masyarakat, kami sangat berharap aparat hukum tanpa ragu-ragu mengusut kasus tersebut”pungkas Drs Primus Wawo MSi, yang juga tokoh masyarakat Nagekeo NTT yang ada di Jabodetabek. (*dit)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Kuasa Hukum, Keluarga, dan Sahabat Almarhum Karim Gelar Tabur Bunga di Permindo

Primadoni,SH

04 Apr 2026

Padang, Nasionalpos.com — Kuasa hukum, keluarga, serta sahabat almarhum Karim menggelar konferensi pers di kawasan Jalan Permindo, tepatnya di depan Trenshop, Pasar Raya Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan aksi tabur bunga sebagai bentuk penghormatan dan mengenang sosok almarhum Karim yang dikenal dekat dengan masyarakat sekitar. Dalam suasana haru, para sahabat dan rekan …

Pengamanan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Masjid Izzatul Islam Grand Wisata Libatkan Komunitas Lintas Agama

Hery

21 Mar 2026

Bekasi,NasionalPos — Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Izzatul Islam, kawasan Grand Wisata, berlangsung khidmat dan aman berkat dukungan pengamanan dari komunitas lintas agama yang tergabung dalam Forum Persaudaraan Kerukunan Umat Beragama Grand Wisata (FPKUB GWS). Sejak pagi hari, ratusan jamaah telah memadati area masjid untuk menunaikan ibadah Sholat Ied. Di …

Ketika Replik Mengubah Arah Perkara: Kuasa Hukum Tergugat Kritisi Putusan PN Bale Bandung

Suryana Korwil Jabar

19 Mar 2026

Bandung, Nasional pos.com – Kuasa hukum Tergugat I dan Tergugat II menyampaikan kritik tajam terhadap putusan dalam perkara Nomor 247/Pdt.G/2025/PN.Blb yang di putus pada 26 Februari 2026. Meski menghormati proses peradilan, pihak tergugat menilai putusan tersebut mengandung sejumlah kejanggalan mendasar, baik dalam pertimbangan hukum maupun penerapan fakta persidangan. Dalam keterangan resminya, kuasa hukum menilai bahwa …

x
x