Home / Headline / Politik / Top News

Selasa, 21 April 2020 - 12:54 WIB

Demi Pulihkan Ekonomi, PKS Desak Pemerintah Turunkan Harga BMM

Nasionalpos.com, Jakarta – Sikap anomali yang ditunjukkan oleh pemerintah di tengah pandemik virus corona baru atau Covid-19 semakin terlihat jelas.

Misalnya, ketika harga minyak mentah dunia tengah anjlok, tidak ada kebijakan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di tanah air.

Padahal, jika harga BBM diturunkan, maka roda ekonomi secara otomatis akan tetap bergerak di tengah potensi krisis akibat dampak Covid-19.

Begitu kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Selasa (21/4/2020).

Baca Juga  Komoditi Pertanian Indonesia Semakin Jaya

“Memang anomali di Indonesia. Jika melihat beratnya kondisi saat ini saatnya pemerintah menurunkan harga BBM agar ekonomi dapat bergerak segera,” kata Mardani Ali Sera.

Terlebih, kata dia, harga minyak dunia yang mengalami penurunan harga secara drastis adalah minyak mentah. Selain itu, Indonesia masuk negara pengimpor minyak dunia. 

Baca Juga  Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Rabu (2/9/2020)

“Dapat dipahami karena yang turun memang minyak mentah. Sementara secara total kita masuk dalam kategori net importer country untuk minyak. Artinya kebanyakan kebutuhan minyak diimpor dari negara lain,” demikian Mardani Ali Sera.

Harga minyak acuan AS West Texas Intermediate (WTI) anjlok ke level negatif atau berada di bawah 0 dolar AS per barel per Senin (20/4).

Mengutip Financial Times, Selasa (21/4/2020), harga minyak acuan WTI untuk pengiriman Mei 2020 sempat anjlok 250 persen ke level -40,32 dollar AS per barel. (RMOL)

Share :

Baca Juga

Nasional

Mantan Sekjen Golkar Divonis Tiga Tahun Penjara

Top News

Pembunuh Komando Brigade Persis Divonis 7 Tahun Penjara

Nasional

Kasau Kunjungi AAU Yogyakarta

Headline

Fase Transisi di Jakarta, Perkantoran dan Restoran Mulai Buka 8 Juni

Headline

Tim Saber Pungli Kejaksaan Bekuk Dua Jaksa dan Pengusaha

Megapolitan

Tiga Raperda akan dibahas di DPRD DKI Jakarta

Politik

Survei Iluni UI: Mayoritas Alumni UI Tak Puas Dengan kinerja Jokowi

Headline

Update Corona (1/5/2020) Jumlah Pasien Positif 10.551 Orang Dan Meninggal Menjadi 800 Orang