Home / Top News

Senin, 8 Juli 2019 - 18:40 WIB

Dinas Bina Marga DKI Jakarta akan Bangun flyover dan underpass di beberapa titik di Jakarta.

Nasionalpos.com,Jakarta — Dinas Bina Marga DKI Jakarta terus melaksanakan Pembangunan flyover dan underpass untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah simpang jalan di Ibukota

Sebanyak tiga flyover dan tiga underpass sudah selesai dibangun pada tahun 2018 dan telah digunakan yakni, Flyover Pancoran, Flyover Cipinang Lontar, Flyover Bintaro Permai, Underpass Kartini, Underpass Mampang-Kuningan, serta Underpass Matraman.

Sementara, pada tahun ini akan dimulai pembangunan tiga flyover dan satu underpass yakni, Flyover Lenteng Agung-IISIP, Flyover Tanjung Barat, Flyover Cakung, dan Underpass Senen Extension.

Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Hari Nugroho merinci, progres pembangunan tiga flyover dan satu underpass tersebut saat ini sedang proses review pengadaan di Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta.

Baca Juga  Update Corona (27/5/2020) Jumlah Pasien Positif 23.851 Orang Dan Meninggal Menjadi 1.473 Orang

“Kami menggunakan peralatan dan teknologi tinggi untuk pengerjaan konstruksi. Menggunakan skema multiyears, pembangunan tiga flyover dan satu underpass itu ditargetkan selesai pada 2020,” ujarnya, kepada awak media di Balaikota Pemprov DKI Jakarta, Senin,(8/7/2019).

Hari menjelaskan, selain untuk mengurangi kemacetan, pembangunan flyover dan underpass bertujuan untuk mengoptimlakan operasional bus Transjakarta. Tidak hanya itu, pembangunan juga dilakukan untuk menghilangkan persimpangan sebidang jalan dengan rel kereta agar dapat mencegah terjadinya kecelakaan.

“Khusus untuk Underpass Senen diproyeksikan dapat mendukung kawasan Senen sebagai Transit Oriented Development (TOD),” terangnya.

Baca Juga  Ini Penjelasan Mahfud Soal BIN Tak Lagi Dibawah Menkopolhukam

Sementara itu, menanggapi adanya rencana pembangunan flyover dan underpass di beberapa titik di Jakarta, salah seorang Warga Jakarta yang juga pengguna jalan di Jakarta, Basri (34) saat di temui di kawasan Pasar Senen,Jakarta Pusat, mengatakan bahwa pembangunan flyover dan underpass tersebut memang sangat diperlukan untuk menangani Persoalan kemacetan,namun demikian Pembangunan tersebut perlu di rencanakan secara matang, agar tidak menimbulkan masalah baru.

“Saya Sebagai warga Jakarta, menyambut baik rencana tersebut, tapi jangan sampai bikin flyover dan underpass  bikin masalah baru,misalnya banjir, tanah amblas dan sebagainya,” tandasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Omset Anjlok 90 Persen, Garuda Kandangkan 70 Persen Pesawat

Headline

HRS Bantu Cerdaskan Bangsa, Buat Apa PTPN Ambil Lahan di Megamendung

Headline

Pemuda Utara Gelar Aksi Tolak Acara ‘Maksiat’ DWP 2019

Headline

Update Corona (7/6/2020) Jumlah Pasien Positif 31.186 Orang Dan Meninggal Menjadi 1.851 Orang

Nasional

Kasus Maling Anggaran Proyek PJU Dinas Perindustrian dan Energi, Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Headline

Habib Rizieq Ditahan, UAS Sindir Soal Kezaliman

Politik

Rakyat Jangan di Benturkan dan DiPecah Belah

Headline

Mantan Pengacara Djoktjan Divonis 2 Tahun 6 Bulan Penjara Terkait kasus Surat Jalan Palsu