Home / Megapolitan

Selasa, 14 Maret 2017 - 16:42 WIB

Dipecat dari PPP, Lulung Pertahankan Posisinya di DPRD DKI

JAKARTA, NasionalPos – Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Abraham “Lulung” Lunggana mengatakan, Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Djan Faridz tidak akan mudah menarik posisinya sebagai anggota DPRD DKI Jakarta.

Adapun Lulung diberhentikan keanggotannya sebagai kader PPP oleh Djan karena dianggap tak mematuhi aturan partai. Pemecatan itu dinilai berpengaruh terhadap status Lulung di DPRD.

Lulung menjelaskan, hingga saat ini ia belum mendapatkan surat pemecatan dari PPP. Lulung juga menilai pemecatannya tidak sesuai dengan AD/ART di PPP di mana Lulung tidak penah mendapatkan surat teguran oleh Djan.

Selain itu, PPP kubu Djan tidak memiliki Surat Keputusan (SK) Kepengurusan PPP dari Kemenkumham.

“Kalau dia (Djan) pecat saya, hari ini harusnya saya terima sesuai AD/ART, saya harus terima teguran pertama, kedua, ketiga. Ini enggak dapat. Terus saya dipecat enggak dapat kertas pemecatan. Makanya saya bilang ini lucu-lucuan atau bukan,” ujar Lulung saat konfrensi pers soal pemecatannya di Kantor Fraksi PPP di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (14/3/2017),seperti dilansir kompas.com.

Lulung mencontohkan mantan kader PKS Fahri Hamzah yang masih menduduki jabatan di DPR RI meski PKS telah memecatnya sebagai kader. Lulung akan tetap mempertahankan posisinya di DPRD DKI.

“Saya jadi DPRD, teman-teman jadi DPRD, pengurus PPP karena restu dari umat. Oleh karenanya saya tidak akan mengkhianati umat. Saya akan konsisten dukungan 10 kursi DPRD, tiga DPR yang sudah diberikan kepercayaan kepada kami. Kami akan tetap konsisten menjaga amanah itu,” ujar Lulung. (Baca: Djan Faridz Benarkan Lulung Telah Dipecat dari PPP)

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memberhentikan keanggotaan Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW PPP) DKI Jakarta Abraham Lunggana (Lulung). Hal itu disampaikan ketua umum PPP, Djan Faridz, dalam konfrensi pers yang digelar di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP PPP) di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/3/2017).

Keputusan ini, kata Djan, ditetapkan setelah digelarnya rapat tingkat DPP pada Minggu (12/3/2017) malam, kemarin. Adapun alasan pemecatan terhadap Lulung dan sembilan anggota PPP lainnya itu terkait sikap dan pernyataan dukungan terhadap pasangan calon nomor pemilihan 3, yakni Anies BaswedanSandiaga Uno dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua.(sah)

Share :

Baca Juga

Megapolitan

Anies – Sandi Pimpin Jakarta, Reklamasi Dibatalkan

Megapolitan

Eks relawan bongkar borok Teman Ahok kumpulkan KTP

Megapolitan

MUI Jakbar Jadi Motor Perekat Persatuan Ulama, Umat Lintas Agama dan Tiga Pilar

Headline

Victor Aritonang Ketua Kadin Jakarta Pusat,Maju di Bursa Calon Ketum Kadin DKI Jakarta

Megapolitan

Perbaikan 15 Jalan di Wilayah Kota DKI Jakarta Rampung Juni

Megapolitan

Deklarasi Artis Anti Narkoba di Polres Jakarta Selatan

Megapolitan

Raja Salman Disambut Spanduk Penistaan Agama

Megapolitan

Anggota DPD Sabam Sirait Temu Aspirasi dengan DPD PIKI DKI Jakarta