Home / Headline / Politik / Top News

Rabu, 9 September 2020 - 00:24 WIB

DPR Minta Kemenag Tak Potong Dana BOS Madrasah

NasionalPos.com, Jakarta – Komisi VIII DPR meminta Kementerian Agama (Kemang) tak melakukan pemotongan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi sekolah madrasah. Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto mengungkapkan pihaknya menerima laporan dan protes dari masyarakat soal pemotongan dana BOS madrasah sebesar Rp100 ribu per siswa selama pandemi Covid-19.

“Saya minta Pak Menag tak melakukan pemotongan dana BOS. Katanya tak ada pemotongan bos ternyata ini, Whatsapp-nya viral. Ini seperti kita anak tirikan madrasah swasta yang dipotong per siswa,” kata Yandri dalam rapat kerja dengan Menteri Agama di DPR, Jakarta, Selasa (8/9/2020).

Baca Juga  Menantu Agum Gumelar Mengaku Jadi Kurir Suap Mantan Menpora

Ditegaskan Yandri, kondisi madrasah di luar kondisi pandemi Covid-19 saja sudah mengalami kesulitan secara finansial. Kini, penderitaan itu ditambah lagi dengan pemotongan dana BOS oleh Kemenag di tengah pandemi Covid-19.

Untuk itu, Yandri menyatakan Komisi VIII DPR tak pernah tahu dan menyetujui pemotongan dana BOS madrasah oleh Kemenag.

“Ini jadi seolah-olah Komisi VIII menyetujui pemotongan BOS per siswa. Gara-gara Rp2 triliun dipotong saya kira gak punya otak. Ga punya rasa kepedulian terhadap orang miskin,” tegas Yandri.

Wakil Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily pun menegaskan bahwa sejak awal DPR telah meminta Kemenag agar tidak utak atik dana BOS bagi madrasah. Sebab, saat ini madrasah sangat membutuhkan bantuan di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga  Mendagri Minta Bupati/Walikota Jalankan Program Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi

“Disangkanya kami Komisi VIII menyetujui potongan itu. Itu harus diketahui pak Menteri,” tandas Ace.

Sementara, Menag Fachrul Razi berdalih pemotongan anggaran dana BOS untuk menindaklanjuti surat dari Kementerian Keuangan terkait langkah-langkah penyesuaian belanja Menteri Agama tahun 2020.

“Ditjen Pendidikan Agama Islam mendapat penghematan atau pemotongan anggaran sebesar Rp 2,02 triliun,” jelasnya.

Meski begitu, Fachrul akhirnya memutuskan untuk menganulir pemotongan dana BOS bagi madrasah dalam anggaran Kementerian Agama tahun 2020. “Saya tegaskan, dana BOS madrasah dan pesantren tahun 2020 tetap naik 100 ribu rupiah sesuai rencana awal,” kata Fachrul. (*)

Share :

Baca Juga

Headline

Menyambut Hari Bhayangkara ke 74, Polres Tanjungbalai Bagikan Masker

Headline

Kapolri Tegaskan Pihaknya Utamakan Keselamatan Masyarakat Dalam New Normal

Headline

Presiden Tegaskan Belum Longgarkan PSBB di Sejumlah Daerah

Headline

Update Data Corona (25/12/2020) Jumlah Pasien Positif 700.097 Orang dan Meninggal 20.847 Orang

Politik

Ridwan Kamil Mantap Maju Pilpres 2024

Headline

Terkait Kasus Kudatuli,GP.27 Juli Siap Gugat Megawati dan Jokowi

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Selasa (26/5/2020)

Nasional

FORGEMSI Gelar Doa untuk Korban Kapal KM Sinar Bangun Usai Pemilihan Pengurus Baru