Home / Hukum / Nasional / Top News

Kamis, 4 Juli 2019 - 16:10 WIB

Ekonomi 2018 Hanya Naik 10 Persen

Nasionalpos.com, Jakarta  – Pemerintah mengungkapkan  perekonomian Indonesia pada 2018 hanya naik 10 persen menjadi 5,17 persen, dari 5,07 persen tahun 2017.

Hal itu disampaikan Menteri Keuangan Republik Indonesia (RI) Sri Mulyani Indrawati dalam dalam Rapat Paripurna DPR RI dengan agenda Penyampaian RUU Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN (PPAPBN) TA 2018 di Jakarta, Kamis (4/7/2019).

“Perekonomian Indonesia yang kami laporkan dalam pertanggungjawaban pelaksanaan APBN Tahun Anggaran (TA) 2018 menunjukkan beberapa capaian yang cukup baik,” ujar Sri Mulyani.

Menuutnya,  pertumbuhan ekonomi pada 2018 merupakan pertumbuhan tertinggi selama empat tahun terakhir.

Baca Juga  Balap Karung dan Kelereng, Pererat Silaturahmi Satgas RDB MONUSCO dan Warga Kongo

Di sisi lain, Menkeu juga menjelaskan bahwa ada kondisi lain yang memengaruhi perekonomian Indonesia dan negara berkembang lainnya. Yakni,  eskalasi ketegangan perang dagang dan kondisi persaingan geopolitik antara Amerika Serikat dengan Tiongkok serta perubahan kebijakan moneter di AS menjadi tantangan yang muncul di sepanjang 2018.

Meski begitu, respons kebijakan dan koordinasi solid antara pemerintah, Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dapat meminimalisasi dampak risiko global tersebut. Sehingga stabilitas ekonomi di dalam negeri dapat terjaga dengan baik.

“Dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik pada 2018, nilai Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2018 dapat mencapai Rp14.837,4 triliun, meningkat dibandingkan Rp13.587,2 triliun pada 2017,” katanya.

Baca Juga  PolMark : Elektabilitas AHY dan Anies Beda Tipis, Ahok Terendah

Ditambahkan, pertumbuhan tersebut ditopang oleh kondisi ekonomi makro yang cukup kondusif. Indikasi tersebut tercermin dari tingkat inflasi pada 2018 yang tercatat sebesar 3,13 persen atau di bawah target inflasi yang telah ditetapkan di dalam APBN TA 2018, yaitu 3,50 persen.

Rendahnya tingkat inflasi tersebut turut dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah dalam menjaga harga energi dalam negeri, terutama harga bahan bakar dan tarif listrik yabg berdampak pada terjaganya daya beli masyarakat. ( )

Share :

Baca Juga

Headline

Lepas Penjara, Ahmad Dhani Disambut Ribuan Pendukungnya

Ekonomi

Pemerintah Khawatir Tingginya Potensi Transaksi Mata Uang Virtual

Headline

LBP Bilang Haris Azhar Memang Pernah Minta Saham Freeport

Megapolitan

Polling CNNIndonesia.com : Mayoritas Warga DKI Dukung Anies Tolak Reklamasi

Headline

Jasad Korban Pesawat Sriwijaya Akan Dimakamkan Di Kota Asal

Politik

Menkumham Nyatakan UU MD3 Sah Tanpa Tandatangan Presiden

Nasional

Anggaran BNN Dipangkas, Buwas Singgung Kebutuhan Anjing K-9

Megapolitan

Slamet Abadi CPA: KPU Melayani Bukan Hanya Sekedar Tagline