Home / Headline / Internasional / Top News

Kamis, 12 Maret 2020 - 20:41 WIB

Elit PKC Terlibat Korupsi Usai Virus Corona Merebak di Wuhan

Nasionalpos.com, Jakarta – Mantan Sekretaris Jenderal Komite Partai Komunis China di Kota Wuhan, Cai Jie, diadili karena diduga korupsi setelah merebaknya wabah virus corona.

Cai dan sejumlah pejabat di Provinsi Hubei dicopot dari posisinya pada Februari lalu setelah merebaknya wabah mematikan yang merenggut nyawa ribuan penduduk setempat dan dunia.

Seperti dilansir AFP, Kamis (12/3/2020), Kejaksaan Agung China menyatakan Cai ditangkap karena disangka menerima suap dan menyalahgunakan wewenang. Dia disebut mengambil keuntungan dari jabatannya dan menerima suap berupa uang dan properti yang bernilai cukup besar.

Selain itu, Cai juga disebut menggelapkan anggaran pemerintah kepada sejumlah perusahaan swasta.

Baca Juga  Melalui KLB, Prabowo Terpilih Kembali Sebagai Ketum Gerindra

Pemerintah pusat China langsung mencopot sejumlah petinggi dan gubernur Provinsi Hubei serta Kota Wuhan akibat penyebaran virus corona.

Sekretaris Partai Komunis China di Hubei, Jiang Chiaoliang, diganti oleh Wali Kota, Ying Yong. Ketua Partai Komunis China di Wuhan, Ma Guoqiang, juga dicopot.

Presiden China, Xi Jinping, juga mendepak dua pejabat Dinas Kesehatan Provinsi Hubei, serta kepala Palang Merah Wuhan.

Pemerintah Provinsi Hubei dan Kota Wuhan dikritik habis oleh penduduk setempat karena dianggap tidak tanggap dan mengabaikan peringatan dari sejumlah dokter dan tenaga medis akan ancaman virus tersebut.

Baca Juga  Pengamat Nilai kepemimpinan Jokowi Lemah Hadapi Pandemi Covid-19

Seorang dokter di Wuhan yang sempat memperingatkan bahaya virus corona dan meninggal usai terinfeksi, Li Wenliang, dilaporkan sempat ditangkap setelah membahas ancaman penyakit tersebut dengan rekan sejawatnya melalui media sosial.

Dia disebut ditekan oleh aparat supaya menghentikan membahas penyakit itu, karena dianggap memicu kepanikan.

Selain itu, pemerintah kota Wuhan juga dikritik setelah memaksa menggelar pesta rakyat menjelang Imlek dengan mengundang 40 ribu keluarga, sehari sebelum wilayah itu ditutup akibat virus corona.

Sampai hari ini tercatat ada 80.932 kasus infeksi virus corona di China. Dari jumlah tersebut ada 3.172 orang yang meninggal dan 62.860 penduduk yang sembuh. Demikian dilansir dari CNN Indonesia.com. (*)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

MUI : Seharusnya Umat Islam Dominasi Orang Terkaya

Headline

MAKI Akan Laporkan Lili, Pimpinan KPK ke Bareskrim Terkait Kasus Walkot Tanjung Balai

Headline

Update Data Corona (17/8/2021) Jumlah Pasien Positif 3.381.884 Orang dan Meninggal 120.013 Orang

Headline

Menteri PANRB Serahkan Santunan Kepada Ahli Waris ASN yang Tewas Tangani Covid-19

Headline

Pejabat Bidang Pers Gedung Putih Mundur Diduga Ancam Jurnalis

Headline

Update Data Corona (11/3/2021) Jumlah Pasien Positif 1.403.722 Orang dan Meninggal 38.049 Orang

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Rabu (20/5/2020)

Headline

Penyidik KPK Periksa Azis Soal Suap Perkara Lampung