Home » Headline » Empat Aktivis Dieksekusi Mati Junta Militer Myanmar

Empat Aktivis Dieksekusi Mati Junta Militer Myanmar

dito 26 Jul 2022 237

Nasionalpos.com, NAYPYITAW – Diperoleh informasi dari media harian milik junta militer Myanmar bernama Mirror Dailly, yang menyebutkan bahwa Junta militer Myanmar, Senin 25/7/2022 waktu Myanmar, bahwa mereka telah mengeksekusi empat orang. Keempat orang itu adalah seorang mantan anggota parlemen, seorang aktivis demokrasi, dan dua tahanan politik. Itu merupakan eksekusi pertama Myanmar dalam hampir lima dekade terakhir.

“Keempat orang tersebut dieksekusi sesuai prosedur hukum,” tulis media tersebut. meski dunia menyerukan pembatalan, termasuk seruan dari para ahli PBB dan Kamboja yang saat ini mendapatkan giliran menjadi ketua ASEAN, tidak membuat pihak Junta Militer Myanmar bergeming dan tetap  melaksanakan Eksekusi tersebut,  Menurut Mirror Daily, empat orang itu dijatuhi hukuman mati karena memimpin dan mengorganisasi kekerasan dalam tindak pembunuhan terorisme yang tidak sesuai peri kemanusiaan. Namun, media itu tidak menyebutkan waktu eksekusi dengan tali gantungan itu dilakukan.

Sementara itu, seperti dilansir dari Reuters, yang menyebutkan Pemerintah bayangan National Unity Government (NUG), organisasi yang dilarang oleh junta militer, mengutuk eksekusi tersebut. “Sangat sedih. Kami mengutuk kekejaman junta dengan istilah yang paling keras jika itu yang terjadi. Komunitas global harus menghukum kekejaman mereka,” tukas juru bicara kantor presiden NUG Kyaw Zaw kepada Reuters, Senin, 25/7/2022 Waktu Myanmar.

Baca Juga :  Cegah Tawuran, Achmad Yani: Remaja Harus Diberikan Kegiatan Positif

Sedangkan berita mengenai eksekusi mati dilakukan oleh Junta Militer Myanmar itu, juga diinformasikan oleh Surat kabar Global New Light of Myanmar melaporkan, keempat pria yang dieksekusi adalah tokoh demokrasi Kyaw Min Yu atau lebih dikenal sebagai Jimmy serta mantan anggota parlemen dan artis hip-hop Phyo Zeya Thaw. Dua orang lainnya adalah sekutu pemimpin Myanmar terguling Aung San Suu Kyi, yaitu Hla Myo Aung dan Aung Thura Zaw.

Dalam pelaksanaan eksekusi hukuman mati ini, juga diinformasikan bahwa Thazin Nyunt Aung, istri Phyo Zeya Thaw, kepada pers, ia mengatakan, bahwa dirinya belum menerima pemberitahuan tentang eksekusi suaminya dari junta militer Myanmar, Sementara itu, kerabat lainnya tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

 

Hukuman mati itu pun menuai kecaman internasional. Pelapor khusus PBB di Myanmar Tom Andrews mengatakan sangat marah dengan eksekusi ini. Menurut dia, junta terang-terangan membunuh para pejuang hak asasi manusia dan demokrasi.

Baca Juga :  Kedapatan Membawa Narkotika Jenis Sabu, Seorang Sopir Diamankan Satresnarkoba Polsek BAB Tapan

 

“Hati saya bersama keluarga, teman-teman, dan orang-orang yang mereka cintai dan tentu untuk semua rakyat Myanmar yang menjadi korban eskalasi kekejaman junta, tindakan bejat ini harus menjadi titik balik bagi komunitas internasional,” katanya.

Seperti diberitakan beberapa waktu lalu, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen sebagai ketua ASEAN pada Juni 2022 lalu telah mengajukan surat kepada pemimpin junta Min Aung Hlaing untuk tidak melakukan eksekusi. Namun, junta militer Myanmar telah mengutuk pernyataan negara asing mengenai perintah eksekusi.

Kritik juga datang dari pengamat di International Crisis Group, Richard Horsey. “Setiap kemungkinan dialog untuk mengakhiri krisis yang diciptakan kudeta kini telah terhapus. Rezim ini menunjukkan apa yang ingin mereka lakukan dan tidak mendengar siapa pun,” tegas Horsey, Senin, 25/7/2022 . (red/Reuters/)

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Anggaran Operasional Disporaparekraf Pesibar Tembus Rp1,5 Miliar, Rakyat Dapat Apa?

Iyut Ermawati - Karawang

13 Agu 2026

NASIONALPOS.com Pesisir Barat, 13 Agustus 2026 || Di tengah kebutuhan pembangunan pariwisata, kepemudaan, olahraga, dan ekonomi kreatif yang masih menanti sentuhan nyata, rencana belanja operasional Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Kabupaten Pesisir Barat Tahun Anggaran 2026 justru menjadi sorotan. Berdasarkan penelusuran data pengadaan pada Rabu, 12 Agustus 2026, anggaran operasional pada sejumlah …

Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

GGBC Jabotabek Tolak Ojol Berstatus UMKM”

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gojek Grab Bikers Comunity (GGBC) Jabotabek menolak status ojek daring atau ojek online (ojol) menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rencana peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang segera disahkan Pemerintah, demikian di sampaikan Aping Ketua Umum GGBC Jabotabek kepada wartawan, Rabu, 12/8/2026 di …

Dosen Dipecat Laporkan Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Naim ke Polda Metro Jaya

dito

11 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta –  Berangkat dari persoalan PHK sepihak tanpa pemberitahuan dan tanpa pesangon, yang di duga dilakukan oleh pihak Universitas Trisakti dan di dukung oleh Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Na’im terhadap seorang dosen senior berinisial NIS, dengan alibi tidak dibayarkannya hak tersebut di karenakan yang bersangkutan masih dikategorikan sebagai calon dosen tetap selama 2015-2025, Serta …

Reshuffle Kabinet: Ujian Otoritas Prabowo Di Tengah Ancaman Delegitimasi

Dhio Justice Law

07 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Setiap pemimpin memiliki momentum untuk menentukan arah sejarahnya. Bagi Presiden Prabowo Subianto, momentum saat ini adalah reshuffle kabinet. Reshuffle bukan sekadar mengganti orang di kursi menteri, tapi sebuah pernyataan politik tentang standar kepemimpinan yang ingin dibangun seorang presiden. Saat itulah publik akan menilai, apakah …

PRAKTISI HUKUM ANDI DARWIN RANRENG, EKSEKUSI LAHAN 6.900 M² TERANCAM MERAMPAS HAK MILIK PIHAK KETIGA SELUAS 4,5 HEKTAR

dito

06 Agu 2026

NasionalPos.com, Makassar- Perkembangan sengketa tanah di kawasan Tallo, Makassar, yang kini digunakan sebagai Asrama Polisi (Aspol) Polda Sulsel, nampak menemukan titik terang benderang untuk membuktikan kebenaran dan keabsahan kliennya sebagai pemilik lahan tersebut, yang tidak di pindah tangan kan ke pihak manapun,demikian di sampaikan Andi Darwin R. Ranreng, Pimpinan DRR Associates Legal Consultants yang bertindak …

x
x