Home / Hukum

Kamis, 27 Januari 2022 - 21:16 WIB

Gunakan Antigen Bekas, Mantan Manager PT Kimia Farma Diuntut 10 Tahun Penjara

NasionalPos.com, Jakarta – Business Manager Unit Bisnis Sumatera I PT Kimia Farma Diagnostika (KFD) Wilayah Medan dan Aceh, Picandi Masco Jaya alias Candi divonis 10 tahun penjara dalam perkara penggunaan swab antigen bekas di Bandara Internasional Kualanamu Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut).

Majelis hakim menilai terdakwa terbukti memperoleh keuntungan berkisar Rp2.236.640.000 dengan memerintahkan karyawannya menggunakan swab antigen bekas di Bandara Internasional Kualanamu Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut).

Sementara empat orang anak buahnya dijatuhi hukuman bervariasi antara lain Sepipa Razi dan Depi Jaya masing-masing divonis 2,6 tahun penjara. Kemudian Marzuki dan Renaldio masing-masing divonis 5 tahun penjara.

Kelima terdakwa juga dibebani membayar denda masing-masing sebesar Rp1 miliar subsidair 1 tahun kurungan. Putusan ini dibacakan oleh majelis hakim yang diketuai oleh Rosihan Juhriah Rangkuti di Pengadilan Negeri Lubukpakam, Kamis (27/1/2022).

Baca Juga  Novel Positif Covid-19, KPK Pastikan Penanganan Kasus Suap MA Aman

Majelis hakim menyatakan para terdakwa bersalah melanggar Pasal 196 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan juncto Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP. Sementara Pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dinyatakan majelis hakim tidak terbukti.

“Menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana secara berlanjut dan turut serta menyalahgunakan kekuasaan dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan, dan mutu sebagaimana dakwaan kesatu Penuntut Umum,” kata Rosihan.

Baca Juga  Yahya Staquf Ketum PBNU, Miftachul Akhyar Kembali Jabat Rais AaM

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Deliserdang menuntut Picandi Masco Jaya dengan 20 tahun penjara, membayar denda sebesar Rp5 miliar subsidair 6 bulan kurungan.

Sedangkan empat orang bawahannya yakni Renaldo dan Marzuki masing-masing dituntut 10 tahun penjara dengan denda masing-masing Rp1 miliar subsidair 6 bulan kurungan.

Sedangkan Sepipa Razi dan Depi Jaya masing-masing dituntut 5 tahun penjara dan denda masing-masing Rp100 juta subsidair 3 bulan kurungan. Menyikapi putusan ini, para terdakwa maupun JPU masih menyatakan pikir-pikir. (*)

Share :

Baca Juga

patung lilin presiden jokowi di museum madame tussauds

Hukum

Patung Jokowi di Madam Tussauds Museum Jadi Media Promosi Indonesia
Ali Ngabalin

Headline

Ngabalin Ngaku Dikeluarkan Dari WAG Gara-Gara Dituding Dibalik OTT KPK Edhy Prabowo
Demo di Yatimo

Headline

Pasca Diblokade Massa, Akses Bandara Yatimo, Papua Kembali Dibuka
Kapal china di natuna

Headline

Protes Diabaikan, Menkopolhukam Gelar Rakor Soal Kapal China di Laut Natuna
Ahmad Yani

Headline

Ini Alasan Ahmad Yani Mangkir Panggilan Penyidik Polri
Romi di KPK 696x465

Hukum

Eks Ketum PPP, Romi Kembali Digarap KPK Terkait kasus DAK TA 2008
penasihat hukum FPI Aziz Yanuar.

Headline

Anggap SKB 6 Menteri Soal Pembubaran FPI Cacat, FPI Tak Akan Gugat ke PTUN
Saeful Bahri

Headline

Saeful Mantan Staf Sekjen PDIP Dituntut 2,5 Tahun Penjara