Home / Megapolitan / Top News

Jumat, 16 Februari 2018 - 22:28 WIB

HM. Ashraf Ali dan H. Oding Calon Kuat Plt Ketua Golkar DKI

Asrhaf Ali dan Airlangga

Asrhaf Ali dan Airlangga

Nasionalpos.com, Jakarta – Pasca penetapan Ketua DPD I Golkar DKI, fayakhun Andriadi sebagai tersangka terkait kasus suap proyek di Badan Keamanan Laut (Bakamla), DPP Golkar pun langsung bereaksi.

Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Agung Laksono mengungkapkan DPP Golkar akan segera menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) menggantikan Fayakhun.

Untuk itu, Agung telah berkoordinasi dengan Ketua Umum DPP Golkar Airlangga terkait hal tersebut.

“Iya benar. Beliau (Airlangga) akan memberhentikan, menonaktifkan Fayakhun, dan menetapkan Plt Ketua DPD I Golkar DKI,” jelas Agung di Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Menurutnya, sikap Airlangga itu sebagai bentuk komitmen terhadap slogan “Golkar Bersih” yang diusung kepengurusan Golkar yang baru.

Baca Juga  Update Data Corona (20/1/2021) Jumlah Pasien Positif 939.948 Orang dan Meninggal 26.857 Orang

“Beliau (Airlangga) menunjukkan komitmen dengan slogan itu, Golkar tidak mentolerir bahwa di dalam struktur partai, ada pimpinan partai yang tersandung kasus kejahatan luar biasa yaitu korupsi. Mereka diberhentikan dan akan diangkat Plt. Saya menyambut gembira atas sikap seperti ini. Sikap Airlangga tegas sesuai dengan tagline. Itu sejalan dengan pakta integritas juga,” tegas mantan Ketum Golkar ini.

Kini, dikalangan wartawan beradar sejumlah nama yang disebut-sebut akan menempati posisi Plt Ketua Golkar DKI Jakarta menggantikan Fayakhun.

Di antaranya, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI, HM Ashraf Ali,  Ketua Bamus Betawi dan anggota DPRD DKI, Zainuddin (Haji Oding), dan Bambang Wiyogo (anggota DPR RI Dapil Jakarta Timur).

Baca Juga  Anies Tandatangani Peresmian Pertama Gereja HKBP Semper

Sumber dari DPP Golkar menyatakan ketiga nama itu memang berpeluang menduduki posisi tersebut karena memiliki kapasitas dan terbilang bersih sesuai dengan slogan “Golkar Bersih”.

“Beliau bertiga itu selain memahami betul Jakarta juga memiliki kapasitas dan bersih. Tapi, semua itu tergantung Ketum (Airlangga),” ujar sumber yang enggan disebut namanya di Jakarta, Jumat (16/2/2018).

Sementara Sekretaris DPD Partai Golkar DKI Basri Baco yang dikonfirmasi menolak berkomentar. “No comment,” ujarnya singkat.

Share :

Baca Juga

Headline

Unjuk Rasa Hingga Malam Tolak Kedatangan TKA China di Konawe

Headline

Era Peradaban Baru Dalam Perspektif Abdul Mannan

Nasional

Kapolres Tanjung Balai Perintahkan Personil Test Urine

Headline

Muktamar NU Ke-34 Akan Pilih Ketum PBNU Lewat Voting

Nasional

Menhub Cari Formulasi untuk Aturan Ojek “Online”

Headline

Zulhas Sentil Terawan Kesayangan Jokowi

Headline

Sekjen PBB Singgung RI Soal Kekerasan di Papua

Politik

Koalisi 212 Akan Menang di Pemilu 2019