Home » Ekonomi » Indef Prediksi Inflasi Level 4 Jika Harga Pertalite dan LPG 3 Kg Naik

Indef Prediksi Inflasi Level 4 Jika Harga Pertalite dan LPG 3 Kg Naik

Admin Nasionalpos 06 Apr 2022 73

NasionalPos.com, Jakarta – Ekonom Indef Nailul Huda memperkirakan inflasi bisa tembus ke level 4 persen jika harga Pertalite dan LPG 3 Kg naik. Ujung-ujungnya, daya beli masyarakat dalam jangka pendek pun akan melorot.

“Jika harga Pertalite dan LPG 3 kg dinaikkan, maka inflasi bisa mencapai 3,5 persen hingga 4 persen secara year on year (yoy),” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (6/4).

“Bukan cuma inflasi berdasarkan harga yang ditetapkan pemerintah saja, namun juga berakibat pada barang-barang lainnya,” lanjutnya.

Menurut Nailul, kenaikan harga Pertalite juga akan membuat biaya distribusi beberapa barang meningkat. Dalam jangka panjang, harga akan ternormalisasi di harga baru dan akhirnya sulit untuk turun, sehingga beban masyarakat akan meningkat.

Dia menyebut keadaan seperti ini bisa berbahaya di mana inflasi seharusnya dijaga di kisaran angka 2,8 persen hingga 3 persen. “Dampak yang paling terasa tentu saja, daya beli masyarakat bisa lama pulihnya,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Nailul berpendapat pemerintah sebaiknya menahan dulu harga Pertalite dan LPG 3 Kg agar keadaan tidak bertambah buruk. Terlebih, PT Pertamina (Persero) juga baru menaikkan harga Pertamax dan LPG non subsidi.

Baca Juga :  Wakil Ketua Komisi IV DPR RI : Diperlukan Gercep, Strategis & Serius Tanggulangi PMK

Senada, Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan jika pemerintah menaikkan harga Pertalite dan LPG 3 kg, inflasi bisa meningkat hingga 5 persen secara tahunan sepanjang 2022 atau 1,5 persen-1,7 persen secara bulanan sepanjang April.

Inflasi yang tinggi, lanjut dia, akan menciptakan gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal karena naiknya biaya produksi belum tentu disertai kenaikan omzet pelaku usaha. Usaha UMKM juga berpotensi gulung tikar dan tidak sedikit masyarakat rentan yang jatuh di bawah garis kemiskinan.

“Semakin rendah pendapatan seseorang, semakin sensitif terhadap fluktuasi harga energi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bhima menyarankan pemerintah untuk menahan selisih harga keekonomian Pertalite dan LPG 3 kg melalui mekanisme subsidi silang hasil windfall atau keuntungan penerimaan negara dari ekspor minerba dan perkebunan.

“Diproyeksikan pemerintah sedang mengalami lonjakan pendapatan pajak dan PNBP sekitar Rp100 triliun akibat naiknya harga komoditas ekspor,” terang Bhima.

Pada Maret 2022, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,66 persen secara bulanan. Sementara, secara tahunan terjadi inflasi 2,64 persen.

Baca Juga :  Formula E Dibahas Di Pertemuan Pj Gubernur DKI Jakarta, Bamsoet & Alergo

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil sebesar 0,38 persen dan inflasi 1,47 persen pada Maret 2022.

Kemudian, kelompok lainnya yang menyumbang inflasi adalah transportasi, yakni mencapai 0,42 persen.

Berdasarkan komponennya, komponen bergejolak (volatile foods) inflasi 1,99 persen dengan andil 0,33 persen. Volatile foods, terdiri dari komponen energi dengan inflasi 0,84 persen dan andil 0,08 persen serta komponen bahan makanan 1,87 persen dan andil 0,34 persen.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pemerintah sedang mengkaji kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Hal ini seiring dengan melonjaknya harga minyak mentah dunia beberapa waktu terakhir.

Pemerintah juga tengah mengkaji kenaikan harga LPG 3 kg. Namun, Airlangga belum dapat menjelaskan lebih lanjut kapan pastinya harga akan naik.

“Saat sekarang kami masih mengkaji. Nanti sesudah kaji, akan kami umumkan,” ucap Airlangga dalam konferensi pers, Selasa (5/4/2022).  (CNN Indonesia.com)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Industri Tekstil Indonesia dan India Siap Kerjasama Menghadapi Kenaikan Biaya Energi Dunia dan Disrupsi Rantai Pasok Tekstil Garmen

Suryana Korwil Jabar

13 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Di tengah kekhawatiran akan kenaikan harga energi dunia dan dinamika konflik geopolitik yang memengaruhi rantai pasok tekstil garmen dunia, Indonesia dan India bekerjasama untuk mewujudkan pertumbuhan utama industri tekstil dan garmen dunia. Gejolak perang Iran dengan US dan Israel telah mengakibatkan melambungnya harga bahan bakar dunia, termasuk meningkatkan harga bahan baku …

27 Warga Jakarta Utara Gagal berangkat Umroh, Jemaah gruduk rumah sekaligus kantor travel PT. Travel Arrasyid Amanah

dito

12 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Perwakilan dari 27 calon jamaah umroh yang gagal berangkat ke tanah suci , dengan di Damping Kuasa Hukum dari LBH Madani Berkeadilan kembali mendatangi kediaman Rodianah selaku Pemilik PT. Arrasyid Amanah Travel  yang beralamat di Jl. H. Taimin No. 14 Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja Jakarta Utara, untuk menuntut hak-haknya yang sampai …

Polres Karawang Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadhan, Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok

Iyut Ermawati - Karawang

24 Feb 2026

nasionalpos .com -Karawang – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polres Karawang bersama pemerintah daerah menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Program ini akan berlangsung di Lapangan Karang Pawitan, Kabupaten Karawang, pada Selasa (24/02/2026) mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai. Komitmen Bersama Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Jawa …

Forum RT-RW Jakarta Pusat, Beraudensi ke Ketua DPRD DKI Jakarta, Sampai kan Beberapa Usulan

dito

29 Jan 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) merupakan lembaga kemasyarakatan yang memiliki peran strategis dalam sistem pemerintahan daerah, khususnya dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik, penataan administrasi kependudukan, penguatan kohesi sosial, serta penyaluran aspirasi masyarakat secara bottom up, demikian di sampaikan Ketua Forum RT-RW Jakarta Pusat H.M Joko Hardoyo, kepada wartawan, Kamis, 29 Januari …

H-6 Lalu Lintas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Terpantau Meningkat Menjelang Natal 2025

Dame.T

20 Des 2025

Jakarta,NasionalPos – Jelang libur Natal 2025, tepatnya H-6 pada 19 Desember 2025, Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat peningkatan volume lalu lintas di ruas tol Jabodetabek dan Jawa Barat. Lalu Lintas Jabodetabek Total kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek mencapai 218.138 unit, naik 3,33% dibanding hari normal 211.105 kendaraan. Lonjakan terjadi di empat gerbang tol utama: GT Cengkareng (arah Bandara Soekarno-Hatta): 87.150 kendaraan (+3,43%). GT …

Realisasi PNBP Sektor ESDM Capai Rp228 Triliun, Target 2025 Masih Bisa Tercapai

ardi

19 Des 2025

Jakarta,NasionalPos.com– Menjelang penutupan tahun anggaran 2025, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM mencapai Rp228,05 triliun per 18 Desember 2025. Angka ini menegaskan sektor energi dan mineral tetap menjadi salah satu tulang punggung penerimaan negara. Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, …

x
x