Home / Headline / Internasional / Top News

Kamis, 27 Agustus 2020 - 18:21 WIB

Indonesia Dorong Masyarakat Internasional Untuk Tolak Aneksasi Palestina

NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia mendorong masyarakat internasional untuk menolak aneksasi Israel terhadap Tepi Barat, Palestina. Hal itu disampaikan Indonesia saat memimpin pertemuan virtual terkait perkembangan Timur Tengah di Dewan Keamanan PBB, Selasa (25/8).

“Secara konsisten Indonesia terus mendorong masyarakat internasional untuk terus menolak aneksasi ilegal terhadap Palestina,” ujar Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam press briefing, Kamis (27/8).

Dalam pertemuan virtual tersebut, Retno menuturkan Indonesia juga mendorong dimulainya kembali proses diplomasi dan negosiasi, khususnya antar pihak terkait di kawasan.

Baca Juga  Saat Ini Ada Dua Lembaga Asing Ikut Pantau Langsung Pemilu 2019

“Kita juga garisbawahi bahwa hal terpenting bagi Palestina adalah solusi yang adil, damai, dan komprehensif,” ujar Retno.

Pertemuan virtual itu merupakan bagian dari beberapa pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) di bawah Presidensi Indonesia pada pekan ini.

“Saya sangat senang melihat suara Indonesia tersebut didukung oleh mayoritas negara anggota DK PBB,” ujarnya.

Retno mengatakan, dalam pertemuan yang sama, negara anggota DK PBB turut mendukung penyelesaian konflik Israel-Palestina berdasarkan solusi dua negara dan parameter internasional yang berlaku.

Sebelumnya Retno mengungkapkan bahwa DPR RI juga mengupayakan penggalangan suara parlemen dunia untuk menentang rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel.

Baca Juga  Dua Polisi Didakwa Pembunuh Terkait Kasus Tewasnya 6 Laskar FPI

Pernyataan Bersama Menentang Aneksasi Israel dikirim kepada anggota parlemen seluruh dunia dan telah berhasil mengumpulkan 232 tanda tangan anggota parlemen dari 34 negara.

Suara yang terkumpul itu rencananya akan disampaikan dalam berbagai forum antar-parlemen global dan regional.

Selain membahas mengenai perkembangan Timur Tengah, pertemuan DK PBB pekan ini juga membahas isu lain seperti perlindungan infrastruktur vital dari serangan siber dan permintaan Amerika Serikat untuk menghidupkan kembali sanksi embargo senjata terhadap Iran lewat mekanisme snapback.

(CNN Indonesia)

Share :

Baca Juga

Headline

Cerita Jimmy Sehari Bersama Anies Berjibaku Hadapi Banjir

Headline

Update Data Corona (2/9/2020) Korban Jumlah Pasien Positif 180.971 Orang dan Meninggal 7.616 Orang

Headline

Anggota DPR Mengusulkan Rapat Khusus Terkait Rentetan Penembakan di Papua

Internasional

Mantan Presiden Afganistan: ISIS adalah Alat Amerika Serikat

Headline

Eko Bilang, Zulhaz Tolak Jadi menterinya Jokowi

Headline

Update Data Corona (11/3/2021) Jumlah Pasien Positif 1.403.722 Orang dan Meninggal 38.049 Orang

Headline

Update Data Corona (23/7/2020) Korban Jumlah Pasien Positif 93.675 Orang dan Meninggal 4.576 Orang

Headline

Update Data Corona (29/1/2021) Jumlah Pasien Positif 1.051.795 Orang dan Meninggal 29.518 Orang