Home / Ekonomi

Sabtu, 28 Oktober 2017 - 14:52 WIB

Indonesia-Jepang Percepat Pembangunan Tol Trans Sumatera

Jakarta, NasionalPos —  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, Indonesia bersama Jepang sepakat akan mempercepat pembangunan  jalan tol Trans Sumatera ruas Padang-Bukit Tinggi-Pekanbaru.

Basuki mengungkapkan, salah satu yang dipercepat adalah terowongan pendukung pembangunan jalan tol Trans Sumatera ruas Padang-Bukit Tinggi-Pekanbaru. Ia berharap, penyelidikan tanah guna membangun terowongan dapat diselesaikan dalam beberapa bulan mendatang .

“Kami ingin mempercepat itu. Jadi nanti Januari bisa dimulai proyeknya,” ujar Basuki di Kompleks Istana Kepresidenan ,seperti dilansir CNN Indonesia, jumat (27/10).

Percepatan itu disepakati usai Ketua Asosiasi Jepang-Indonesia Yasuo Fukuda bersama sejumlah pengusaha Jepang bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka.

Baca Juga  Pemerintah Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Positif di Kuartal IV-2020

Pertemuan tersebut dilakukan menjelang peringatan 60 tahun hubungan diplomatik dan bilateral kedua negara.

Proyek lainnya, imbuh Basuki, adalah pembangunan jalan akses Pelabuhan Patimban tahap pertama 8,1 kilometer yang menghubungkan Pelabuhan Patimban dengan Jalan Nasional Pantura.

Nantinya, proyek ini juga terhubung dengan Jalan Tol Cipali sepanjang 40 kilometer yang direncanakan dibangun 2020 dengan perkiraan biaya konstruksi Rp3,86 triliun.

“Istilah mereka dalam Bahasa Jepang, sesuai dengan visinya Pak Jokowi, akan dikerjakan cepat-cepat,” ucap Basuki.

Baca Juga  Kartu Sembako Termasuk Anggaran Terbesar di RAPBN 2020

Sebelumnya, pemerintah memastikan skema pembiayaan (financial closing) untuk proyek pembangunan Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat rampung bulan ini. Peletakan batu pertama (groundbreaking) ditargetkan pada Desember 2017 atau selambat-lambatnya Januari 2018.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menuturkan, pengoperasian terminal kendaraan ditargetkan mulai Maret 2019 mendatang. Target ini bisa terlaksana lantaran pembebasan lahan telah dilakukan bersama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Kementerian Keuangan.

“Dengan LMAN, secara prinsip sudah untuk pembebasan lahan, kami tinggal finalisasi,” ujarnya. []

 

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Jelang Idul Fitri, Pasokan Cabai dan Bawang Merah Cukup, Harga Terpantau Stabil

Ekonomi

Pemerintah Pastikan Punya Dana Rp54,44 T Untuk Vaksin Covid-19

Ekonomi

ADB Kucurkan Rp48 Miliar Untuk Penanganan Virus Corona di Indonesia

Ekonomi

Kemenhub Batasi Proyek Kereta Api

Ekonomi

Hari ini Rupiah Menguat Menjadi Rp14.330

Ekonomi

Komite Aksi Transportasi Online Desak Jokowi Ambil Alih Persoalan Transportasi Online

Ekonomi

Pemerintah Hapus Izin Impor Bawang Putih

Ekonomi

Jelang Ramadhan, Harga Sembako Stabil