Home / Headline / Internasional / Top News

Kamis, 2 April 2020 - 22:19 WIB

Indonesia Larang WNA Masuk Mulai 2 April 2020

Nasionalpos.com, Jakarta – Pemerintah menetapkan larangan berkunjung atau transit bagi warga negara asing (WNA) ke Indonesia, guna menyikapi tantangan penyebaran virus corona tipe baru atau COVID-19.

“Aturan ini berlaku mulai 2 April 2020 pukul 00.00 WIB,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah kepada wartawan melalui konferensi video, Rabu (2/4/2020).

Peraturan tersebut dituangkan dalam Peraturan Menkumham Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia.

Larangan itu berlaku untuk seluruh WNA dengan enam pengecualian, yakni orang asing pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap, orang asing pemegang visa diplomatik dan visa dinas, orang asing pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas.

Baca Juga  Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Jumat (21/8/2020)

Selanjutnya, tenaga bantuan dan dukungan medis pangan yang didasari oleh alasan kemanusiaan, awak alat angkut baik laut, udara, maupun darat, serta orang asing yang akan bekerja pada proyek-proyek strategis nasional.

Namun, orang asing yang dikecualikan tersebut harus memenuhi sejumlah persyaratan sebelum diizinkan masuk ke wilayah Indonesia.

Baca Juga  Mantan Penasehat Tuding Trump Tak Pernah Peduli Soal Pandemi Covid-19

Persyaratan yang dimaksud yaitu adanya surat keterangan sehat dalam bahasa Inggris yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan masing-masing negara, telah berada 14 hari di wilayah atau negara yang bebas COVID-19, serta pernyataan bersedia dikarantina selama 14 hari yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia telah memberlakukan larangan masuk atau transit bagi pendatang yang dalam 14 hari terakhir berkunjung ke Iran, Italia, Vatikan, Spanyol, Prancis, Jerman, Swiss, dan Inggris.

Selain kebijakan itu, kebijakan khusus yang menyangkut beberapa negara seperti China dan Korea Selatan, terutama Kota Daegu dan Provinsi Gyeongsangbuk-do, masih diberlakukan. Demikian dilansir dari Antaranews.com. (*)   

Share :

Baca Juga

Megapolitan

Menteri Kesehatan Bakal Cabut Izin RS Mitra Keluarga Kalideres

Headline

Jepang Segera Evakuasi Warganya Keluar Indonesia

Politik

Anies Jadi Magnet di Pilpres 2019

Headline

KPK Tak Mau Lagi Diskusi Bareng ICW

Ekonomi

Kementan Jamin Persediaan dan Harga Bawang Putih Hingga Idul Fitri Aman, Ini Alasannya

Headline

Jokowi Janji Penuhi Tanggung Jawab dan Dukung Kebebasan Pers

Headline

China Bisa Digugat Soal Covid-19

Headline

Update Data Corona (15/10/2021) Jumlah Pasien Positif 4.233.014 Orang dan Meninggal 142.889 Orang