Home / Headline / Internasional

Rabu, 15 April 2020 - 20:22 WIB

Ini Alasan Trump Stop Mendanai WHO Rp 7,83 Triliun/Tahun

Nasionalpos.com, Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan alasan di balik keputusannya menghentikan pendanaan untuk Badan Kesehatan Dunia (WHO) sementara waktu pada Selasa (14/4/2020) di tengah upaya memerangi penyebaran virus corona.

Trump dengan nada emosional mengomentari cara WHO menangani Covid-19 yang dianggap biasa terhadap China, negara yang menjadi sumber penyebaran virus. Ia mengatakan selama ini AS menjadi donatur utama yang mendanai sekitar US$400 hingga US$500 atau sekitar Rp6,26 triliun hingga Rp7,83 triliun setiap tahunnya.

Mengutip CNN, ia kemudian membandingkan dana yang diberikan AS dengan China yang lebih kecil yakni hanya memberikan US$40 juta atau sekitar Rp626 miliar setiap tahunnya.

Trump menilai WHO turut berperan dalam menutupi penyebaran virus corona di China, Untuk itu ia mengatakan jika AS akan tetap pada sikap menahan dana sambil melakukan penyelidikan terhadap dugaannya itu.

Baca Juga  Update Corona (19/4/2020) Jumlah Pasien 6.575 Orang Dan Meninggal Menjadi 582 Orang

Menurutnya, jika WHO bisa bertindak tepat dan cepat sejak pertama kali pandemi muncul, maka ia bisa lebih cepat mengeluarkan larangan perjalanan pada warga asing yang datang dari China.

“Seandainya WHO melakukan tugasnya untuk membawa para ahli medis ke China untuk menilai secara objektif situasi di lapangan dan untuk menyebut kurangnya transparansi China, wabah itu bisa saja tertahan di sumbernya dengan kematian yang sangat sedikit,” ujar Trump.

Senada, Senator Partai Demokrat Chris Murphy mengatakan ia tak memungkiri jika WHO dan China telah membuat kesalahan dalam penanganan virus corona. Murphy yang bertugas di Komite Hubungan Luar Negeri Senat mengatakan jika WHO bersikap terlalu lunak terhadap China.

Baca Juga  Eksperimen China Kotrol Langit dan Cuaca

“Saat ini, ada upaya yang sangat terkoordinasi antara Gedung Putih dan sekutu mereka untuk mencoba dan menemukan kambing hitam atas kesalahan fatal yang dilakukan Presiden selama tahap awal virus ini,” ucap Murphy.

Trump saat jumpa pers di Gedung Putih pada Selasa (14/4) menyatakan secara resmi menghentikan bantuan Amerika Serikat untuk WHO. Ia menganggap WHO tak serius menanggapi pandemi saat pertama kali menyebar di China hingga akhirnya meluas ke seluruh dunia.

“Tinjauan dilakukan untuk menilai peran WHO dalam salah urus dan menutupi penyebaran virus corona,” kata Trump seperti dikutip dari AFP.

Trump mengatakan bahwa dia telah menginstruksikan jajaran pemerintahan untuk menyetop pendanaan sementara.

“Dengan merebaknya pandemi Covid-19, kami menunjukkan keprihatinan mendalam, apakah kebaikan hati Amerika telah dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujarnya. (CNN Indonesia)

Share :

Baca Juga

Headline

Wiranto Ancam Tangkap Benny Wenda

Headline

Update Corona (28/6/2020) Korban Jumlah Pasien Positif 54.010 Orang Dan Meninggal 2.754 Orang

Headline

Melanggar PSBB, Ratusan Perusahaan Di DKI Jakarta Ditutup

Headline

Iran Rusuh, Ratusan Bank dan Kantor Pemerintah Dibakar

Headline

Update Corona (25/4/2020) Jumlah Pasien Positif 8.607 Orang Dan Meninggal Menjadi 720 Orang

Headline

Biden Akan Langsung Cabut Larangan Masuk Bagi Negara Muslim Ke AS

Headline

Update Data Corona (9/9/2021) Jumlah Pasien Positif 4.153.355 Orang dan Meninggal 138.166 Orang

Ekonomi

CORE Indonesia Prediksi Pengangguran dan Kemiskinan Akan Meningkat Tahun Ini