Home / Nasional / Top News

Selasa, 31 Oktober 2017 - 12:14 WIB

Ini Deretan Penguasa Hiburan Malam Ibukota

Jakarta–Hotel Alexis yang selama ini dikenal sebagai ‘surga’ hiburan malam di Jakarta, resmi ditutup. Pemprov DKI Jakarta <http://www.tagar.id/tag/jakarta/> tak memperpanjang izin usaha hotel tersebut.

“Kita mengambil keputusan untuk tidak meneruskan izin usaha bagi Alexis,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Senin (30/10).

Alexis menjadi tempat hiburan malam terbesar ketiga yang ditutup oleh Gubernur DKI Jakarta. Sebelumnya tahun 2014, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok <http://www.tagar.id/tag/ahok/> menutup Miles dan Stadium, legenda hiburan malam Jakarta.

Pasca ditutupnya Miles dan Stadium, Alexis menjadi primadona bagi pencari hiburan malam di Jakarta. Lantai 7 hotel tersebut disebut-sebut sebagai surga dunia. Bukan rahasia lagi sebenarnya kalau di lantai 7 tersedia
beragam tipe perempuan untuk diajak bersenang-senang.

Kini dengan tutupnya Alexis, siapa lagi pemain hiburan malam di Jakarta?

Baca Juga  Manuver China Bikin Indonesia Kewalahan di Laut China Selatan

Tagar merangkum dari beberapa sumber, masih banyak tempat hiburan malam high class yang ada di Jakarta.

Tempat-tempat hiburan high class di Jakarta tidak berdiri sendiri. Dunia malam Jakarta dikusai oleh tiga raksasa, yakni Malioboro Group, Alexis Group dan Ismaya Group.

Secara resmi Alexis Group merupakan milik Alex Tirta dan dimanejeri oleh anaknya. Berdasarkan rumor yang beredar, kepemilikan dari Alexis Group tidak hanya dimiliki oleh Alex Tirta. Rumor itu juga mengatakan bahwa
pemilik sebenarnya ialah Rudi Widjaja. Begitu pula dengan Ismaya Group yang juga dimiliki oleh Rudi Widjaja.

Selain mengelola Alexis, Grup Alexis juga mengelola Play Club, Zen, Club 36, Colosseum, Emporium, 1001 Hotel, dan Tease Club.

Malioboro Group sebagai Group terbesar pada saat itu dimiliki oleh Rudi Susanto yang juga dikenal sebagai Rudi Rajamas. Akan tetapi ada beberapa nama lain dibalik Rudi Susanto. Diisukan juga bahwa Rudi adalah bawahan
dari Tommy Winata yang memiliki Artha Graha. Ia seseorang taipan besar yang “memegang” tempat-tempat hiburan di Jakarta.

Baca Juga  Mengenang 100 Tahun Ayah Prabowo, Sumitro Djojohadikusumo

Grup Malioboro memegang beberapa tempat hiburan malam antara lain Malioboro, Classic Spa, Travel, Medika, Sumo, Hotel Boutique, King Cross, Exodus Club Kuningan <http://www.tagar.id/tag/kuningan/> City, FM7, FM3,
dan lainnya.

Sementara Grup Ismaya mempunyai beberapa tempat hiburan malam antara lain Dragonfly, Blowfish, SKYE, Fook Yew, The Peoples’s Cafe, Publik Markette, Tokyo Belly, Magnum Cafe, dan lainnya.

Setelah Alexis ditutup, siapa kemudian menjadi ‘raja’ hiburan malam di Jakarta?. []

Share :

Baca Juga

Headline

Gara-gara Kritik Penanganan Virus Corona, Wartawan Diusir China

Top News

MA Minta Kemendagri Bersikap Soal Polemik Ahok Kembali Jadi Gubernur DKI

Headline

Di Italia Korban Virus Corona Meninggal 800 Orang Tiap Hari

Headline

Mengisi Hari Libur, Danseskoal Gowes Sehat Bersama Keluarga Besar Seskoal Dan Pasis

Headline

Waspada, Hasil Rapid Test Negatif Tak Jamin Seseorang Bebas Covid-19

Megapolitan

Anti-Ahok Menguat DiPutaran Kedua Pilkada DKI

Headline

Panglima TNI : Jangan Biarkan Persatuan dan Kesatuan Hilang

Top News

Sebanyak 54 Guru Besar Desak Ketua MK Mundur