Home / Headline / Nasional / Politik / Top News

Sabtu, 4 April 2020 - 23:44 WIB

Jokowi Diminta Tegas Terhadap LBP

Luhut B. Panjaitan

Luhut B. Panjaitan

Nasionalpos.com, Jakarta –  Direktur Indonesian Resources Studies, (IRESS) Marwan Batubara meminta Presiden Jokowi bertindak tegas terhadap Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Pasalnya, Luhut dinilai merupakan sosok yang berbahaya di dalam pemerintahan Jokowi. Menurut Marwan, Jokowi pasti memahami bagaimana publik saat ini tengah menyorot sepak terjang Luhut dalam pemerintahannya.

Baca Juga  Bamsoet Bantah Mahfud MD Soal Gaji Anggota Dewan

Karena itu, Jokowi harus bertindak tegas dan membuktikan kepada masyarakat bahwa dia bukanlah petugas partai dan pemimpin boneka.  “Oleh sebab itu, sebagai pemimpin tertinggi, Jokowi harus segera bertindak terhadap LBP (Luhut Binsar Pandjaitan). Hal ini juga sekaligus untuk membuktikan bahwa Jokowi bukan hanya Petugas Partai atau pemimpin boneka,” tegas Marwan Batubara, Sabtu (4/4/2020) dikutip dari RMOL.id.

Baca Juga  DPR Ingat kan Pemerintah Jaga stok Pangan di Bulan Ramadhan

Marwan mengaku sependapat dengan kritikan Said DIdu dan Faisal Basri bahwa Luhut lebih berbahaya dari Coronavirus-19 (Covid-19). Meski demikian, apa yang dilakukan oleh Luhut tetap dibawah pertanggung jawaban Jokowi sebagai pemimpin tertinggi.

“LBP itu punya Boss yang namanya Jokowi. Apa pun bahaya yang telah ditimbulkan oleh sikap dan kebijakan LBP, maka sebagai pemimpin tertinggi,  semua itu harus menjadi tanggungjawab Jokowi” demikian pendapat Marwan. (*)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Masyarakat Diminta Maklum, Harga Tahu Tempe Masih Akan Naik

Headline

GL Pro 08 Minta Anies Tindak Lurah dan Camat Yang Kurang Maksimal di Masa Transisi PSBB

Headline

Ini Para Miliuner Yang Bantu Biden Menangkan Pilpres AS

Headline

Anies Akan Perpanjang PSBB di Ibukota Hingga 4 Juni 2020

Nasional

Rumah Politikus Golkar Digeledah KPK

Headline

Elsam Nilai Kebijakan kemendagri Membagi Data Kependudukan Berpotensi Disalahgunakan

Headline

Update Corona (23/4/2020) Jumlah Pasien 7.418 Orang Dan Meninggal Menjadi 635 Orang

Headline

Update Corona (15/6/2020) Jumlah Pasien Positif 39.294 Orang dan Meninggal Menjadi 2.198 Orang