Home / Top News

Selasa, 28 Maret 2017 - 21:19 WIB

Kakanwil Ditjen Pajak DKI Mengaku Kenal Adik Ipar Jokowi

JAKARTA, nasionalpos – Adik Ipar Presiden Joko Widodo (Jokowi),  Arif Budi Sulistyo ternyata memiliki hubungan dengan pejabat Direktorat Jendral (Ditjen) Pajak. Hal itu diakui Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Khusus, Muhammad Haniv, bahwa dirinya memang mengenal Direktur Operasional PT Rakabu Sejahtera, Arif Budi Sulistyo.

“Cuma kenal saja. Saya jarang komunikasi sama dia (Arif). Sangat jarang. Cuma dia tahu saya orang pajak,” kata Haniv saat dihubungi, Selasa (28/3/2017) seperti dikutip dari kompas.com.

Dalam kesempatan itu, Haniv membantah dirinya sebagai anak buah Arif Budi Sulistyo.

Hal ini diungkap Haniv untuk membantah pernyataan Country Director PT EKa Prima Ekspor Indonesia, R Rajamohanan Nair alias Mohan, yang menjadi terdakwa kasus suap di Ditjen Pajak di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (27/3/2017).

Baca Juga  Mantan Menpora Imam Nahrawi Didakwa Suap Rp11.5 M

Sebagai pegawai negeri sipil, Haniv mengaku tidak memiliki pekerjaan lain. Untuk itu, ia meduga terjadi kesalahan penyebutan nama oleh Mohan.

“Tidak mungkin (anak buah). Saya PNS sejati. Arif swasta. Enggak ada hubugan organisasi. Saya tidak melakukan pekerjaan selain Kakanwil,” ujar Haniv.

Di dalam persidangan Mohan menyebut Haniv merupakan bawahan Arif Budi Sulistyo. Hal itu pernah disampaikan Mohan saat berbicara dengan Duta Besar RI untuk Abu Dhabi, Husin Bagis.

Selain memutar rekaman, dalam persidangan, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menunjukkan transkrip pembicaraan antara Mohan dan Husin.

Berikut salah satu bunyi percakapan Mohan kepada Husin:

“Waktu itu saya minta sama ah, bantuan dari Pak eh Pak Arif itu. Sebenarnya Pak, ini orang di Kepala Pajaknya ini di di dak di orang-orang Pak Arif ini namanya ah namanya Mohammad Haniv itu, itu orang anak buahnya Pak Arif ini”.

Baca Juga  Jasa Marga “Ongkosin” 46.789 Penumpang Transjakarta dan KRL Commuterline

Awalnya, Mohan mengadukan permasalahan pajak yang ia hadapi kepada Muhammad Haniv. Dalam pemeriksaan sebagai terdakwa, Mohan mengaku pernah membicarakan permasalahan pajaknya kepada Arif Budi Sulistyo.

Arif kemudian menyarankan agar Mohan menghubungi pejabat Ditjen Pajak, Handang Soekarno. Arif diduga kenal dan berhubungan baik dengan Kepala Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv.

Dalam persoalan pajak PT EKP, Arif juga disebut pernah mengadakan pertemuan dengan Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi.

Tak lama setelah pertemuan Arif dan Dirjen Pajak, Kepala KPP PMA Enam Johnny Sirait membatalkan surat Pencabutan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP) PT EKP. (dit)

 

Share :

Baca Juga

Headline

TNI Melaksanakan Karya Bakti Bersama Masyarakat Papua

Headline

Demo di DPR Tolak RUU HIP, PA 212 mengatakan Massa Akan Lebih Besar

Top News

MK Vs KPK Soal LHKPN

Headline

Update Corona (3/6/2020) Jumlah Pasien Positif 28.233 Orang Dan Meninggal Menjadi 1.698 Orang

Headline

Polri Tepis Anggotanya Ikut Demo Jokowi di Lampung

Headline

Senapan Serbu Asal Bulgaria Diuji Marinir

Headline

Dalam Sehari 20 Ribu Terpapar dan Seribu Lebih Meninggal Akibat Virus Corona di Brasil

Ekonomi

Kemenkeu : Defisit APBN 2020 Sudah Mencapai Rp74,5 Triliun