Home / Headline / Politik

Minggu, 14 November 2021 - 09:41 WIB

Kalau LBP Bantah Tak Ambil Untung Bisnis PCR, Tifatul: Jadi Siapa Yang Untung?

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring menilai penjelasan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengenai bisnis PCR PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI) justru membingungkan masyarakat.

Politikus PKS mempertanyakan penjelasan Luhut yang berinvestasi pada perusahaan tersebut membantah telah mengambil untung.

Tifatul mengatakan pernyataan Luhut justru menimbulkan pertanyaan baru siapa sebenarnya yang mengeruk untung dalam bisnis PCR.

Menurut Tifatul berdasarkan catatannya, harga PCR mengalami perubahan yang drastis. Di awal pandemi tarifnya mencapai Rp 1 hingga 1,2 juta. Sementara mereka yang hendak naik pesawat dan menjadi suspect Covid-19 harus melakukan swab PCR.

Baca Juga  Terparah Sejak 1998, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2020 Minus 5,32 Persen

“Kalau mau hasil 6 jam Rp 2,4 juta. Nah buktinya sekarang bisa Rp 275 ribu kok. Rakyat lagi susah digetok, jadi yang untung siapa,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Sabtu (13/11).

Sementara, Menko Luhut tegas menyampaikan bahwa dirinya tak pernah sedikit pun mengambil cuan atau keuntungan dari bisnis tersebut. Bahkan, perusahaan PT GSI banyak berperan dalam menyediakan tes PCR gratis untuk membantu masyarakat.

Baca Juga  Pemprov DKI Akan Batasi Arus Balik Ke Ibukota Usai Lebaran

“Saya ingin menegaskan beberapa hal lewat tulisan ini. Pertama, saya tidak pernah sedikit pun mengambil keuntungan pribadi dari bisnis yang dijalankan PT Genomik Solidaritas Indonesia,” kata Luhut melalui keterangan yang diunggah pada akun Facebook pada Jumat (5/11/2021).

Luhut lantas menekankan bahwa hingga saat ini tidak ada pembagian keuntungan baik dalam bentuk dividen maupun dalam bentuk lain kepada pemegang sahamnya. (*)

Share :

Baca Juga

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Selasa (18/8/2020)

Headline

Pejabat Daerah Kembali Terpapar Corona Setelah Disuntik Vaksin

Headline

Mahfud: Pemerintah Akan Usut Aparat Yang Terlibat Kasus Djoko Tjandra

Ekonomi

Dipastikan Tak Ada Kenaikan Tukin Untuk PNS.TNI/Polri

Ekonomi

BI Catat Pekan Ini Aliran Modal Asing Rp7,55 Triliun

Headline

Update Corona (16/5/2020) Jumlah Pasien Positif 17.075 Orang Dan Meninggal Menjadi 1.089 Orang

Headline

Peringati Hari Armada RI, TNI AL Kebut Serbuan Vaksinasi Di Wilayah Serang Banten

Headline

Wiranto Ancam Tangkap Benny Wenda