Home / Headline / Hukum / Top News

Rabu, 24 Februari 2021 - 21:48 WIB

Kapolri Anggap Hukum Masih Tajam ke Bawah Tumpul ke Atas

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

NasionalPos.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menilai masyarakat masih beranggapan hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Untuk itu, Kapolri menegaskan aparat hukum harus tegakkan keadilan.

Hal itu disampaikan Kapolri kepada Kepala Bareskrim, Komjen Agus Andrianto. Diapun meminya Kabareskrim untuk mewujudkan penegakan hukum yang adil kepada masyarakat.

“Kita mendengarkan suara masyarakat. Karena masyarakat masih mendapati suasana kebatinan yang dirasakan oleh hukum itu tajam hanya ke bawah, tapi tumpul ke atas,” kata Sigit di Mabes Polri pada Rabu (24/2/2021).

Baca Juga  Vaksin Berbayar di Klinik Kimia Farma

Kapolri melanjutkan, aparat penegak hukum harus berada pada posisi yang berkeadilan. Makanya, Polri akan melakukan transformasi institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjadi yang prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan (Presisi).

Kapolri mengatakan masalah restorative justice (penegakan hukum yang berkeadilan) harus ditegakkan, karena sebagai bentuk penyelesaian atas permasalahan. Untuk itu, perlu diformulasikan dengan baik.

“Tapi kita harus tegas, manakala terhadap hal-hal yang berdampak keselamatan jiwa manusia. Berdampak dengan masalah konflik horizontal,” jelasnya.

Kapolri tak lupa mengingatkan kembali perkembangan dunia siber atau masalah Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) masih menjadi perbincangan masyarakat. Sehingga, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi instruksi agar selektif menangani kasus ITE.

Baca Juga  Dilarang Pesta Malam Tahun Baru di Jakarta

“Saya harapkan bisa dilaksanakan secara selektif, surat edaran sudah dikeluarkan,” tegasnya.

Untuk itu, Kapolri meminta agar surat edaran tentang kesadaran budaya beretika untuk mewujudkan ruang digital Indonesia yang bersih, sehat dan produktif disosialisasikan ke seluruh anggota dan masyarakat.

“Sehingga tidak dibentur-benturkan. Karena saya melihat perkembangan media sosial statemen kita masih belum seragam. Saya harapkan bisa kita samakan,” tegasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Headline

Massa Abu Janda Cs di Balaikota Jakarta Diteriaki “Nasi Bungkus”

Headline

Antasari Sebut Hoaks Namanya Masuk Calon Dewas KPK

Headline

PA 212 Desak Pembubaran Parpol Inisiator RUU HIP

Internasional

Indonesia Akan Menjadi DK PBB

Headline

Empat Tokoh Millenial Ini Siap Pimpin PBB Gantikan Yusril

Headline

Pengawal Trump Usir Wartawan Gedung Putih

Headline

Dua Buronan KPK Nurhadi dan Menantu Disebut Tiap Pekan Tukar Uang Miliaran Rupiah

Nasional

Kasus Penyerobotan Tanah di Ring Road Cengkareng di adukan ke Kapolri