Home / Hukum

Sabtu, 19 Maret 2022 - 20:12 WIB

Kejagung Nilai Tepat Vonis Bebas Majelis Hakim PN Jaksel Terkait Unlawful Killing Laskar FPI

NasionalPos.com, Jakarta –  Kejaksaan Agung (Kejagung) menilai putusan majelis hakim memvonis bebas Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M. Yusmin Ohorella dalam perkara Unlawful Killing Laskar Front Pembela Islam (FPI) sudah tepat.

“Kita hormati putusan pengadilan, sementara sikap jaksa sudah tepat pikir-pikir,” Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana, Jumat (18/3/2022).

Ketut mengatakan, Kejagung akan mempelajari terlebih dahulu vonis dari majelis hakim. “Kita pelajari dulu putusan lengkapnya, nanti baru Penuntut umum mengambil sikap,” katanya.

Baca Juga  Satpam PDIP Dipaksa Dua 'Orang Asing' Telepon Harun Saat OTT KPK

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis bebas Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella, dua polisi yang menembak empat laskar FPI.

Briptu Fikri Ramadhan dan IPDA M Yusmin Ohorella dihadirkan secara virtual bersama kuasa hukum dalam sidang vonis yang digelar pada Jumat, 18/3/2022).

“Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan primer, menyatakan perbuatan terdakwa Fikri Ramadhan dan Yusmin Ohorella sebagai dakawan primer dalam rangka pembelaan terpaksa melampaui batas, tidak dapat dijatuhi pidana karena alasan pembenaran dan pemaaf,” kata hakim ketua Muhammad Arif Nuryanta saat membacakan vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Baca Juga  HUT Ke 14, KAI Sarinah Dan KAI Juanda Islah

“Melepaskan terdakwa dari segala tuntutan, memulihkan hak-hak terdakwa. Menetapkan barang bukti seluruhnya dikembalikan ke Jaksa Penuntut Umum,” imbuhnya.

Dalam tuntutannya, Jaksa Penuntut Umum meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana 6 tahun penjara terhadap kedua polisi itu dengan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. (*)

 

Share :

Baca Juga

Idrus Marham KPK

Headline

MA Kabulkan kasasi Idrus Marham, Hukumannya Dikurangi Jadi Dua Tahun
kejaksaan 2

Headline

Mahasiswa Ungkap Dugaan Markup Sejumlah Proyek di Kejagung
Idham Azis

Headline

IPW Duga Rotasi Pati Untuk Penganti Kapolri, Ini Jendral Bintang Tiga Diposisi Baru
Robert Tantular

Headline

PK Dikabulkan MA, Robert Tantular Divonis Nihil
Jokowi di lampung

Headline

Polri Tepis Anggotanya Ikut Demo Jokowi di Lampung
Gibran dan Kaesang

Hukum

Dua Anak Jokowi Dilaporkan ke KPK
Ade Armando

Hukum

Tersangka Pengeroyok Ade Armando Mengaku Kesal
Moeldoko

Headline

Somasi Tak Ditanggapi, Moeldoko Segera Polisikan ICW