Home / Politik / Top News

Kamis, 15 Maret 2018 - 12:51 WIB

Ketua DPR Jamin Pengkritik DPR Tak Akan Dijerat UU MD3

Bambang Soesatyo

Bambang Soesatyo

Nasionalpos.com, Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menjamin Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DRPD (UU MD3) yang telah resmi berlaku, tak akan menjerat masyarakat dan wartawan yang melakukan kritik terhadap lembaga legislatif.

Demikian siaran pers Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang diterima nasionalpos.com, Kamis (15/3/2018). Bamsoet menegaskan tidak benar melalui UU MD3 DPR RI mematikan demokrasi dan antikritik. Pernyataan itu, kata Bamsoet, hanyalah upaya provokasi dan mengadu domba lembaga legislatif dan rakyat.

“Kami nyatakan bahwa UU MD3 tidak memberikan efek negatif terhadap masyarakat. Jangan sampai ada kesalahpahaman bahwa UU MD3 akan mematikan kritik masyarakat terhadap DPR,” demikian Bamsoet.

Baca Juga  Cawapres PKS Siap Dampingi Prabowo

Untuk itu, Bamsoet mengimbau jangan ada pihak-pihak yang memprovokasi dan mengadu domba sesama anak bangsa. “Saya pastikan siapapun yang mengkritik DPR tidak akan ada yang dikriminalisasi atau dibawa ke ranah hukum,” jelas mantan Ketua Komisi III DPR RI ini.

Menurutnya, DPR RI menjadi hebat karena diawasi oleh rakyat. Karena itu, DPR RI justru sangat mengharapkan kritik karena seperti vitamin bagi lembaga legislatif ini.

“DPR mengharapkan kritik sebagai bentuk pengawasan dari rakyat. Yang tidak boleh adalah menyebarkan ujaran kebencian dan fitnah. Kita tentu tidak ingin bangsa ini asyik bergumul saling membenci dan memfitnah satu sama lain,” kata mantan wartawan ini.

Baca Juga  Telur Ayam dan Daging Ayam Penyumbang Inflasi

Bamsoet bahkan mengajak masyarakat tetap aktif mengawasi DPR. Lembaga legislatif ini membutuhkan berbagai kritik, saran, dan masukan dari masyarakat agar DPR bisa meningkatkan kinerjanya.

Ia merasa yakin masyarakat sudah sangat cerdas dalam menyampaikan pendapat sehingga mampu membedakan antara kritik dan ujaran kebencian. Kendati demikian, Bamsoet juga meminta masyarakat tetap waspada agar tidak menjadi korban penyebaran berita hoaks atau berita bohong. [ ]

Share :

Baca Juga

Megapolitan

Soal Reklamasi, Pemerintah Harus Transparan

Headline

Update Corona (17/6/2020) Jumlah Pasien Positif 41.431 Orang dan Meninggal Menjadi 2.276 Orang

Headline

PB HMI MPO : Jangan Sampai Erick Thohir Jadi Pelindung Koruptor

Politik

Menkumham Nyatakan UU MD3 Sah Tanpa Tandatangan Presiden

Headline

Update Data Corona (23/8/2020) Korban Jumlah Pasien Positif 153.535 Orang dan Meninggal 6.680 Orang

Headline

Pasca Pembunuhan Soleimani, Iran Masukkan AS Daftar Teroris

Headline

Pejabat Bidang Pers Gedung Putih Mundur Diduga Ancam Jurnalis

Ekonomi

Jokowi Teken Perpres Bolehkan Bisnis Miras