Home / Internasional / Top News

Jumat, 17 Februari 2017 - 12:23 WIB

Kim Dibunuh Gunakan 2 Jenis Racun

Kim Jong-nam

Kim Jong-nam

KUALA LUMPUR, NasionalPos – Jenazah Kim Jong-nam (45 tahun) yang dibunuh di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada Senin (13/2/2017) lalu telah selesai diautopsi oleh pihak berwenang Malaysia. Hasil autopsi diyakini racun yang digunakan untuk membunuh saudara seayah Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un tersebut telah teridentifikasi.

Kepala intelijen di Korea Selatan mengungkapkan, agen wanita dikirim oleh tetangganya di utara secara diam-diam. Mereka diberi dosis racun yang mematikan untuk disemprotkan ke wajah korban.

Baca Juga  OJK Akan Bawa Kasus Pembobolan Dana BTN ke Ranah Hukum

Kemungkinan racun yang digunakan untuk membunuh Kim adalah ricin, yakni protein beracun yang terkandung pada pohon jarak (ricinus communis). Ricin merupakan zat kimia yang ditemukan dalam biji tanaman jarak.

Kemungkinan yang kedua, racun yang digunakan untuk membunuh Kim Jong-nam adalah tetrodotoxin yang menjadi bahan (racun) pembunuh pada ikan buntal. Ricin merupakan jenis racun yang bekerja lambat. Sementara, tetrodotoxin dikenal sebagai racun yang melumpuhkan dan membunuh korban dengan cepat.

Sepang OCPD Asst Comm, Abdul Aziz Ali yang meninggalkan Rumah Sakit Kuala Lumpur pada Rabu (15/2) sekitar pukul 19.50 waktu setempat, sebagaimana dilaporkan The Straits Times pada Kamis (16/2/2017), mengonfirmasi hasil pembedahan terhadap korban telah disimpulkan. Tetapi, dia enggan mengungkapkan kesimpulannya.

Baca Juga  SP PT. Djakarta Lloyd Memilih Gelar Diskusi Saat May Day

Dari beberapa negara di Yunani Kuno dan mata-mata Uni Soviet, mungkin agen Korea Utaralah yang memiliki sejarah panjang penggunaan racun sebagai alat pembunuh. Racun juga merupakan senjata yang paling disukai para pembunuh bayaran. (rid)

Share :

Baca Juga

Megapolitan

Deklarasi IGRC, Tantangan Implementasi Integrasi  GRC di Indonesia

Headline

Kebakaran dan Korban Jiwa Berjatuhan selama pemadaman Listrik

Headline

Kapolri : Operasi Ketupat Diperpanjang Hingga 7 Juni 2020

Headline

Puan Minta Pemerintah Bentuk Satgas Virus Corona

Nasional

Jokowi “Warning” Direksi BUMN

Headline

Indonesia dan Jepang Kerjasama Soal Isu Llaut China Selatan

Headline

China Kecam AS dan Kanada Soal Kapal Perang di Selat Taiwan

Politik

Rakyat Jangan di Benturkan dan DiPecah Belah