Home / Headline / Megapolitan / Top News

Minggu, 16 Februari 2020 - 02:29 WIB

Kinerja Dipertanyakan, TACB Harus Dievaluasi

Jimmy CK

Jimmy CK

Nasionalpos.com, Jakarta – Anggota Tim Pengarah Gubernur DKI Jakarta Bidang Wisata dan Budaya, Jimmy CK mempertanyakan kinerja Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) DKI Jakarta. Pasalnya, selama ini tim bentukan Gubernur DKI Jakarta di era Gubernur Djarot Saiful Hidayat ini tak pernah terlihat kerja nyatanya, tapi tiba-tiba menyatakan surat izin Gubernur DKI Anies R. Baswedan untuk menggnakan Monumen Nasional (Monas) untuk balapan mobil listri atau Formula E telah manipulasi.

“Apa sih kerjanya TACB ini? Kami warga Jakarta tak pernah tahu apa kerjanya selama ini. Anehnya, tiba-tiba menyatakan surat izin menggunakan Monas untuk kegiatan Formula E dimanipulasi. Padahal tim itu dibentuk berdasarkan keputusan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1443 Tahun2017 tentang Tim Ahli Cagar Budaya Dan Tim Sidang Pemugaran. Kenapa Pemprov DKI harus manipulasi surat dari tim yang dibentuk sendiri?,” tanya Jimmy di Jakarta, Sabtu (15/2/2020).

Baca Juga  Update Data Corona (8/7/2020) Korban Jumlah Pasien Positif 68.079 Orang dan Meninggal 3.359 Orang

Hal itu dilontarkan Jimmy itu menyikapi pernyataan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi yang menuding Gubernur DKI Jakarta, Aies R. Baswedan telah memanipulasi surat izin TACB DKI untuk penggunaan Kawasan Monas sebagai tempat balapan Formule E. Untuk itu, Pras juga telah memprotes Kementerian Setneg yang telah memberi izin penggnaan Kawasan Monas untuk menggelar acara tersebut di Monas.  

Baca Juga  Politisi Senior PPP Nizar Bersurat ke Presiden Agar Batalkan Plt Ketum PPP Suharso

Menurut Jimmy mengaku heran dengan sikap TACB DKI yang seharusnya ikut membantu program Gubernur DKI Jakarta tersebut, malah ikut membuat kegaduhan. Seharusnya. Tim tersebut memberikan masukan kepada Anies R, Baswedan untuk mensukseskan gelaran balap berskala internasional itu.

“Saya heran dengan TACB DKI itu. Kok malah ikut membuat gaduh soal rekomendasi. Bahkan anggota timnya membantah Gubernur DKI dan diramaikan di media. Apakah karena tim itu dibentuk di era Gubernur Djarot?. Harusnya tim ini jadi kekuatan Gubernur DKI siapapun gubernurnya. Tim ini perlu dievaluasi jangan sampai hanya menghabiskan anggaran DKI, apakah selama ini kerjanya memang sudah benar?. Kawan-kawan GL-Pro 08 sedang cek bangunan cagar budaya yang tidak dipedulikan TACB ini,” pungkas Jimmy yang juga Ketum GL-Pro 08. (*)

Share :

Baca Juga

Top News

Selain Politikus PAN, KPK Sita Rp1,4 Miliar Dari Kediaman Politikus PPP

Hukum

Bupati Ngada, Cagub NTT Diusung PDIP Diduga Terima Suap Rp4,1 Miliar

Nasional

Fraksi NasDem Tegaskan Pernyataan Taufiqulhadi Soal OTT KPK Bersifat Pribadi

Headline

Update Data Corona (5/8/2020) Korban Jumlah Pasien Positif 116.871 Orang dan Meninggal 5.452 Orang

Headline

Joe Biden Nyatakan AS Bangkit Pasca Pandemi Covid-19

Headline

Update Corona (4/5/2020) Jumlah Pasien Positif 11.587 Orang Dan Meninggal Menjadi 864 Orang

Top News

Permohonan Maaf Pengurus The Jakmania atas Kerusuhan di SUGBK

Headline

Panglima TNI Mutasi Puluhan Pati