Home / Top News

Selasa, 28 Februari 2017 - 16:24 WIB

Kodam Jaya Bantah Pertemuan Iwan Bopeng Dengan Pangdam

JAKARTA, NasionalPos – Pihak Kodam Jaya membantah kabar adanya pertemuan  Iwan Bopeng alias Fredy Tuhenay dengan Panglima Kodam Jaya (Pangdam Jaya) Mayjen TNI Teddy Lhaksmana terkait kasus penghinaan terhadap tentara saat pencoblosan Pilkada DKI Jakarta. Hal ini disampaikan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya Kolonel Heri Prakoso.

“Tidak ada (pertemuan itu), kemarin kan ada acara tradisi serah terima (Teddy Lhaksmana), sebelum-sebelumnya juga nggak ada,” ujar Heri saat dikonfirmasi, Selasa (28/2/2017) seperti dilansir dari Republika.co.id.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya sempat menyatakan bahwa pihaknya akan mencari keberadaan Iwan Bopeng dan kemudian menyebut sudah dipertemukan dengan Pangdam Jaya. Namun, tiba-tiba kasus tersebut dianggap selesai.

Kendati demikian, Heri tetap menyerahkan sepenuhnya kasus Iwan Bopeng tersebut kepada pihak kepolisian. “Biar diurus polisi aja itu, urusan kecil itu. Udah serahin saja,” kata Heri.

Baca Juga  Ini Reaksi Moeldoko Soal Isu Dirinya Ingin Rebut Demokrat

Menurut Heri, pihaknya menyerahkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya lantaran sudah merupakan wewenang polisi. Menurut dia, TNI pun menanggapi santai kasus tersebut. “Ya sudah, wong dia (Polda) yang punya kewenangan hukum kok, ikutin aja kata polisi,” kata dia.

Heri menuturkan, tentara tidak ingin disibukkan dengan kasus tersebut. Pasalnya, masih banyak tugas yang lebih berat yang harus dihadapi. “Nggak ada (untuk memperpanjang), tentara tenang-tenang aja. Tugas masih banyak yang lebih berat menantang di depan, nggak usah ngurus barang-barang kecil gitu,” kata dia.

Heri hanya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar hati-hati dalam berucap. Apalagi, menurut dia, jika salah berucap akan mendapatkan resiko tersendiri. “Ya hati-hati, kan kalau kata pribahasa mulutmu harimaumu itu. (Jika menghina tentara) Ya risikonya kan pasti yang paling kelihatan sama-sama pasti dihujat oleh orang banyak. Kalau lain-lainnya ya kita lihat aja sendiri nanti,” kata Heri.

Baca Juga  Fahri Kritik Mewahnya Hajatan Kahiyang-Bobby, Jokowi Ngeles

Sebelumnya diberitakan, pria berbaju kotak-kotak yang mengamuk di tempat pemungutan suara (TPS) dan menghina tentara, Iwan Bopeng alias Fredy Tuhenay disebut sudah dipertemukan dengan Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana. Karena itu, polisi menyebut kasus ucapan ‘potong tentara’ tersebut sudah selesai.

“Iwan Bopeng itu kemarin sudah dipertemukan dengan Panglima Kodam, itu sudah clear ya, sudah ya clear,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (27/2/2017).  (dit)

Share :

Baca Juga

Politik

Ketua DPR Tegaskan Rekomendasi Pembentukan Pengawas KPK Tak Pernah Hilang

Headline

Peneliti Eijkman Oxford Ragukan Data Pemerintah Terkait Kasus Covid-19

Megapolitan

Fordim Jakarta: Gubernur Jangan Salah Pilih Pemimpin Pendidikan di Jakarta

Headline

Koarmada l Gelar Donor Darah Peringati Hari Armada RI

Headline

Kemen ATR/BPN : Penyelamatan SDEW Harus Direncanakan Komprehensif

Top News

YPDT: Masyarakat Adalah Investor Sesungguhnya Pembangunan Kawasan Danau Toba

Top News

Dinas Bina Marga DKI Jakarta akan Bangun flyover dan underpass di beberapa titik di Jakarta.

Headline

BNPB Tetapkan Bencana Nasional Terkait Wabah Virus Corona