Home / Top News

Senin, 6 Maret 2017 - 18:34 WIB

Korupsi e-KTP Akibatkan Negara Rugi Sedikitnya Rp2,3 Triliun

JAKARTA, NasionalPos – Fantastis jumlag kerugian Negara dalam proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), yakni mencapai Rp2,3 Triliun.  Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarief mengaku jumlah kerugian tersebut hanya penghitungan sementara. Karena itu, KPK bertekad akan menuntaskan kasus yang menjadi sorotan public tersebut.

”Kasus ini memang sudah lama dan menjadi salah satu pekerjaan rumah KPK yang harus diselesaikan. Kerugian negara juga sangat besar sekitar Rp 2,3 T itu menurut perhitungan sementara. Bahkan, sebetulnya jauh lebih besar dari itu” kata Laode di DPR, Jakarta, Senin (6/3).

Baca Juga  Rijal Kobar : Bebaskan Tapol Di Indonesia, Baru Menlu Desak Myanmar

Sayangnya, La Ode masih enggan menyebut identitas sejumlah nama besar yang terseret. Dia hanya mengatakan bahwa kasus ini melibatkan pejabat eksekutif maupun legislatif.

Baca Juga  China Tuding AS Rusak Perdamaian Regional

”Nantilah di persidangan. Termasuk siapa calon tersangka baru, nanti juga kelihatan di persidangan. Jadi, siapa-siapa saja yang akan dianggap sebagai turut serta apakah sebagai saksi dan lainnya, itu akan jelas di persidangan nanti,” elaknya. (dit)

Share :

Baca Juga

Headline

Staf Ahli Menhub Ajak Publik Kembali Gunakan Angkutan Umum

Headline

Update Data Corona (21/8/2020) Korban Jumlah Pasien Positif 149.408 Orang dan Meninggal 6.500 Orang

Top News

Dinas Bina Marga DKI Jakarta akan Bangun flyover dan underpass di beberapa titik di Jakarta.

Headline

MAKI : Bareskrim Polri Telah Terbitkan Sprindik Untuk Setnov

Megapolitan

Ada apa di balik Pemberian IMB terhadap Bangunan di pulau Reklamasi oleh Anies Baswedan

Top News

MA Minta Kemendagri Bersikap Soal Polemik Ahok Kembali Jadi Gubernur DKI

Headline

FPI Ungkap Seluruh Jasad Laskar FPI Ditemukan Luka di Bagian Jantung

Headline

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Bansos Covid-19 ke PDIP