Home / Headline / Hukum / Nasional / Top News

Kamis, 15 Agustus 2019 - 18:49 WIB

KPK Minta Kejagung Kooperatif Tuntaskan Kasus Suap Jaksa

Ketua KPK Agus Rahardjo dan Jaksa Agung M. Prasetyo

Ketua KPK Agus Rahardjo dan Jaksa Agung M. Prasetyo

Nasionalpos.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta pihak Kejaksaan Tinggi DKI agar kooperatif terkait kasus dugaan suap di Pengadilan negeri (PN) Jakarta Barat. Untuk itu, KPK telah mengirim surat kepada Jaksa Agung.

Surat tersebut dilayangkan KPK menyusul mangkirnya sejumlah saksi yang merupakan pejabat di Kejati DKI Jakarta.

“KPK sudah menyurati Jaksa Agung untuk bantuan menghadirkan saksi-saksi tersebut,” kata Jurubicara KPK Febri Diansyah dalam di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Menurut Febri, mereka yang dibutuhkan keterangannya terkait kasus suap tersebut masing-masing Jaksa Fungsional di Badiklat Kejaksaan Agung, M Zahroel Ramadhana, Jaksa Fungsional pada Kejati DKI Jakarta, Yadi Herdiantor, Jaksa Arih Wira Suranta selaku Kasi Kamnegtibum dan Yuniar Sinar Pamungkas selaku TPU di Kejati DKI Jakarta.

Baca Juga  Pesawat Tempur AS Usir Jet Pengintai Rusia

Febri mengungangkan, para Jaksa akan diperiksa oleh penyidik KPK dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka dari pihak swasta Sendy Perico (SPE) pada Rabu (14/8/2019) kemarin. Namun, mereka mangkir dari panggilan penyidik KPK.

“Namun, para saksi tidak hadir dan kami belum menerima informasi alasan ketidakhadiran. Karena itu, penyidik akan mempertimbangkan memanggil kembali sesuai kebutuhan penanganan perkara,” jelas Febri.

Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan tiga orang tersangka, yaitu Asisten bidang Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Agus Winoto, pihak swasta bernama Sendy Perico dan pengacaranya bernama Alvin Suherman (ALV).

Baca Juga  MA Kekurangan Hakim

Agus diduga menerima suap sebesar Rp 200 juta dari Sendy melalui Alvin. Uang tersebut diserahkan Alvin melalui perantaranya Kasubsi Penuntutan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Yadi Herdianto (YHE) untuk kemudian diserahkan kepada Agus.

Sebelumnya, KPK melakukan OTT dan mengamankan lima orang, dua di antaranya jaksa di Kejati DKI Jakarta, yaitu Kasubsi Penuntutan Kejati DKI Jakarta Yadi Herdianto (YHE), dan Kasie Kamnegtibum TPUL Kejati DKI Yuniar Sinar Pamungkas (YSP). Namun, terkait proses hukum keduanya ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Saat OTT, KPK menyita sejumlah uang dalam bentuk valuta asing sekitar 21 ribu dolar Singapura. (*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Sekjen FKPPI Bahriyoen Soetjipto Wafat

Headline

Proyek Infrastruktur Berlanjut Kalau Xi Jinping 3 Periode,

Ekonomi

BPH Migas Telah Tetapkan Volume JBT Tahun 2020

Headline

Sohibul Imam Persilahkan DPD PKS Surakarta Usung Putra Jokowi Jadi Walkot

Nasional

Kasus Pungli Bandung, Polrestabes Koordinasi dengan KPK

Headline

Tinggalkan Kongres Bali, Anggota DPR F-PDIP Diciduk KPK

Top News

Uchok : Ahok Center Panen Proyek

Nasional

Presiden Jokowi Resmikan Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia