Home / Hukum / Nasional / Top News

Senin, 18 Maret 2019 - 20:40 WIB

KPK Sita Sejumlah Dokumen dari DPP PPP

Nasionalpos.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen dari Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dokumen itu diamankan KPK saat melakukan penggeledahan terkait kasus suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama Tahun 2018-2019.

“(Dokumen) dari kantor DPP PPP tadi ada ruang Ketua Umum, ruang Bendahara Umum dan juga ada ruangan yang berisikan informasi. Dari lokasi-lokasi tersebut, diamankan dan kemudian tentu diproses lebih lanjut ke proses penyitaannya di kantor PPP misalnya diamankan dokumen-dokumen terkait dengan posisi RMY (Romahurmuziy) di PPP,” ungkap Juru Bicara KPK Febri Diansyah di KPK, Jakarta, Senin (18/3/2019).

Baca Juga  Update Data Corona (26/8/2021) Jumlah Pasien Positif 4.043.736 Orang dan Meninggal 130.182 Orang

Febri menjelaskan, dokumen-dokumen itu akan dipelajari lebih lanjut oleh lembaganya. Tujuannya, untuk memahami konstruksi kasusnya. Termasuk pelajari ada pihak-pihak yang tidak punya kewenangan sama sekali secara formil di Kemenag, tapi bisa mengatur proses seleksi jabatan di Kementerian Agama.

Baca Juga  Pemerintah Perpanjang Kebijakan Kerja Dari Rumah PNS Hingga 29 Mei 2020

“Pihak ini bisa saja mereka yang berada di luar Kementerian Agama termasuk yang menduduki jabatan politik ini yang sebenarnya secara teoritik sering kami sampaikan ada risiko jika ada misalnya intervensi-intervensi oleh aktor-aktor politik terhadap birokrasi,” bebernya.

Bertolak dari itu, maka KPK menduga ada perbuatan bersama-sama yang dilakukan oleh tersangka Romahurmuziy dengan pihak di Kementerian Agama untuk mempengaruhi penempatan orang-orang pada posisi tertentu di Kemenag. (rid)

Share :

Baca Juga

Headline

Setelah Dicekal, GM Hyundai Diperiksa KPK

Headline

KOBAR : Usir Dubes India

Headline

Update Data Corona (11/1/2021) Jumlah Pasien Positif 836.718 Orang dan Meninggal 24.343 Orang

Headline

Rijal KOBAR Desak Aparat Proses Hukum Ade Armando dan Denny Siregar

Top News

SBY Kecewa Polisi Tak Tahu Aksi di Kediamannya

Headline

Ditetapkan Tersangka Kasus Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Dicegah Keluar Negeri

Headline

Mahfud Kaget Ada Lahan Ratusan Ribu Hektar Dikuasai Segelintir Konglomerat

Headline

Sudah Dua Penasehat Senior Iran Positif Virus Corona