Home / Headline / Nasional / Politik / Top News

Selasa, 20 Agustus 2019 - 18:44 WIB

Lukas Enembe Diperintahkan Tidak Tingggalkan Papua

Gubernur Papua, Lukas Enembe

Gubernur Papua, Lukas Enembe

Nasionalpos.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memerintahkan Gubernur Papua Lukas Enembe tidak meninggalkan wulayahnya sampai kondisi benar-benar kondusif.

“Selesaikan permasalahan di daerah (Papua) dulu, gubernur untuk tidak meninggalkan daerah dulu. Kalau sudah kondusif, silakan mau ketemu dengan Gubernur Jatim,” ujar Tjahjo di kantor wakil presiden, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Perintah itu dilontarkan Tjahjo setelah mengetahui rencana Enembe yang ingin bertemu bertemu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk membahas insiden di Surabaya dan Malang yang berujung kerusuhan di Manokwari dan Sorong.

Baca Juga  Kejagung Ganti Jaksa KPK Yang Tangani Kasus Harun Masiku

Selain itu, Tjahjo memerintahkan Enembe untuk bertemu mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya yang terlibat dalam insiden tersebut. Tjahjo juga mengusulkan agar Menko Polhukam Wiranto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian ikut hadir dalam pertemuan tersebut.

“Soal waktunya terserah Gubernur Papua dan Jatim kapan,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Manokwari yang memanas diduga buntut dari pengepungan di depan asrama mahasiswa Surabaya dan Malang Jatim. Saat itu, di Surabaya sejumlah personel kepolisian memaksa masuk sambil membawa senjata pelontar gas air mata pada Sabtu (17/8/2019).

Baca Juga  Trend Sepeda Mahal di Kota Besar

Pada Senin (19/8/2019), terjadilah aksi massa di Manokwari. Aksi juga disertai pembakaran gedung DPR dan MRP Papua Barat. Selain Manokwari, aksi juga digelar di sejumlah kota seperti Jayapura.

Atas insiden di Asrama Papua di Surabaya dan Malang tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan permohonan.

“Saya ingin menyampaikan permintaan maaf atas nama masyarakat Jatim, sekali lagi (kejadian tersebut) itu tidak mewakili masyarakat Jatim,” ujar Khofifah di Surabaya, Senin (19/8/2019).

Khofifah mengatakan insiden yang menimpa mahasiswa Papua itu dilakukan oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab. Tujuannya untuk menyulut emosi massa. Namun, situasi Manokwari dan Jayapura sudah berangsur pulih dan kondusif. (*)

Share :

Baca Juga

Headline

Update Data Corona (12/7/2021) Jumlah Pasien Positif 2.567.630 Orang dan Meninggal 67.355 Orang

Ekonomi

DPD FSP KEP KSPSI 1973 DKI Jakarta Dukung Kartu Pekerja Anies

Headline

HRS Sampaikan Lima Amanat Dalam Reuni 212

Headline

Gara-Gara Usul Lockdown, Menkes Brasil Dipecat

Headline

Antasari Sebut Hoaks Namanya Masuk Calon Dewas KPK

Headline

Ridwan Kamil Nilai Makan 20 Menit di Warung Kurang Manusiawi

Headline

China Ketahuan Bangun Bungker di Himalaya

Headline

Update Data Corona (19/2/2021) Jumlah Pasien Positif 1.263.299 Orang dan Meninggal 34.152 Orang