Home / Headline / Hukum / Nasional / Politik

Selasa, 13 Agustus 2019 - 19:02 WIB

Mantan “Gadis Ahok” Kembali Jadi Tersangka Kasus e-KTP

Miriam duduk sebelah Ahok.

Miriam duduk sebelah Ahok.

Nasionalpos.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan empat tersangka baru kasus korupsi proyek e-KTP. Diantaranya mantan anggota DPR RI Miriam S. Haryani.

Miryam sendiri telah divonis hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan dieksekusi di Rutan Pondok Bambu. Miryam terbukti bersalah memberikan keterangan palsu dalam persidangan.

“KPK menemukan bukti permulaan yang cukup kemudian meningkatkan perkara ini ke tahap penyidikan dengan menetapkan empat orang sebagai tersangka,” ucap Wakil Ketua KPK Suat Situmorang, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Keempat tersangka dimaksud masing-masing anggota DPR 2014-2019 berinisial Miriam S. Haryani, Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI dan Ketua Konsorsium PNRI Isnu Edhi Wijaya, Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan Kartu Tanda Penduduk Elektronik yang juga PNS BPPT Husni Fahmi, dan Direktur Utama PT. Sandipala Arthaputra Paulus Tanos

Baca Juga  KPK Tetapkan Dua Pejabat Dalam Pengadaan Citra Satelit

Para tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Miryam selaku anggota DPR periode 2014 – 2019 diduga meminta USD 100 ribu kepada Irman (saat itu Dirjen Dukcapil Kemendagri) dengan kode uang jajan untuk membiayai kunjungan kerja Komisi II DPR ke beberapa daerah. Uang  diserahkan ke perwakilan Miryam

Baca Juga  Massa HMI Desak Polisi Buka Barikade Depan Gedung DPR RI

Selanjutnya, Miryam yang dulu sempat menjadi “Gadis Ahok” diduga menerima beberapa kali uang dari Irman dan Sugiharto sepanjang 2011-2012.

Dalam perkara ini, KPK sudah menetapkan 11 tersangka kasus e-KTP. Mereka adalah mantan Ketua DPR Setya Novanto, mantan anggota DPR Markus Nari, dua pejabat di Kemendagri, yakni Irman dan Sugiharto, Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo, pihak swasta Andi Agustinus, Made Oka Masagung, serta keponakan Novanto, Irvanto Hendra Pambudi. (*)

Share :

Baca Juga

Headline

Update Data Corona (28/8/2020) Korban Jumlah Pasien Positif 162.884 Orang dan Meninggal 7.064 Orang

Headline

Mantan Dirut Garuda Emirsyah Satar Akhirnya Ditahan KPK Terkait TPPU

Politik

Aa Gym Masuk Bursa Bakal Calon Gubernur Jawa Barat

Headline

Adhie Massardi : Koruptor Bansos Layak Disuntik Mati

Headline

Update Data Corona (27/9/2021) Jumlah Pasien Positif 4.209.403 Orang dan Meninggal 141.585 Orang

Headline

AS Khawatir China Bangun Ratusan Gudang Rudal

Headline

Kejagung Sita Tambang Nikel Bentjok dan Heru Terkait Kasus Asabri

Headline

TNI AL Gelar FGD Aturan Hukum Aktifitas Militer Asing Di ZEE Indonesia