Home / Headline / Politik / Top News

Senin, 19 Juli 2021 - 07:33 WIB

Mantan Jubir Presiden Gus Dur Nilai Permintaan Maaf LBP Terlambat

Adhie Massardi

Adhie Massardi

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Jubir Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Adhie Massardi menilai sudah terlambat permintaan maaf Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) kepada masyarakat atas ledakan kasus Covid-19 yang terjadi.

Karena, gelombang Covid-19 saat ini tak akan terjadi jika pemerintah sejak awal serius mengatasi pandemi.

“Kalau saja pada tahun pertama pemerintah serius (tak bercandaan) tangani Covid-19 dan dana untuk atasi pandemi tidak dikorupsi, niscaya kejadian tak seburuk ini,” tegas mantan Jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Adhie Massardi dikutip dari akun Twitternya, Senin (19/7/2021).

Baca Juga  Demokrat dan PKS Dorong Hak Angket Pelantikan Ahok Sebagai Gubernur DKI

“Rakyat yang mana? Minta maaflah pada rakyat yang sudah dimakamkan or dikremasi. Yang masih di IGD or isoman dan keluarganya!” sentilnya

Sebelumnya, Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia karena penanganan Covid-19 di Indonesia. termasuk selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Sebagai Koordinator PPKM Jawa dan Bali, dari lubuk hati yang paling dalam saya minta kepada seluruh rakyat Indonesia, jika dalam penanganan PPKM Jawa dan Bali ini belum optimal,” ujar Luhut dalam konferensi pers, Sabtu (17/7/2021).

Baca Juga  Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Kamis (27/8/2020)

Untuk itu, Luhut berjanji pemerintah akan bekerja keras untuk mengendalikan pandemi Covid-19 dalam PPKM Darurat. “Saya dengan jajaran akan terus bekerka keras untuk menuunkan varian delta ini dan menyalurkan seluruh Bansos kepada masyarakat,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

Headline

Wapres : Ada Skema Subsidi Pulsa Untuk Siswa

Top News

Penentuan Awal Ramadan di Amerika Serikat

Headline

Kemenpar Malaysia Tindak Panitia Tatto Malaysia Expo 2019

Headline

BNPB Sebut Awal Tahun 2021 Terjadi 154 Bencana Alam

Headline

Update Data Corona (7/7/2021) Jumlah Pasien Positif 2.379.397 Orang dan Meninggal 62.908 Orang

Ekonomi

YLKI Desak PLN Buka Pengaduan Soal Lonjakan Tagihan Listrik Konsumen

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Rabu (10/6/2020)

Hukum

Pembunuhan Laskar FPI, Terdakwa Mengaku Tak Tahu Siapa Tarik Pelatuk