Home / Nasional / Top News

Selasa, 11 Juni 2019 - 13:42 WIB

Mantan Komandan Tim Mawar Minta Dewan Pers Beri Sanksi Majalah Tempo

Mantan Komandan Tim Mawar Mayjen TNI (Purn) Chairawan

Mantan Komandan Tim Mawar Mayjen TNI (Purn) Chairawan

Nasionalpos.com, Jakarta – Mantan Komandan Tim Mawar Mayjen TNI (Purn) Chairawan meminta Dewan Pers menjatuhkan sanksi kepada Majalah Tempo terkait di Majalah Tempo perihal dugaan keterlibatan Tim Mawar dalam kerusuhan di beberapa titik di Jakarta, pada 21- 22 Mei 2019.

Kuasa hukum Chairawan, Herdiansyah menegaskan bahwa artikel tersebut telah menghakimi Tim Mawar. “Beliau (Chairawan) merasa dirugikan secara pribadi karena beliau kan mantan Tim Mawar. Beliau menilai artikel itu langsung men-judge bahwa Tim Mawar ini terlibat dalam kerusuhan 21-22 Mei 2019,” tutur Herdiansyah di Gedung Dewan Pers, Jakarta , Selasa (11/6/2019).

Untuk itu, pihaknya berharap Dewan Pers menjatuhkan surat teguran dan sanksi kepada media tersebut karena dinilai tidak menjalankan tugas jurnalistik sesuai aturan.

Baca Juga  Merasa Dikhianati AS, Prancis Batalkan Makan Malam Dubesnya

Selain itu, lanjut Herdiansyah, pihaknya berharap berita tersebut diturunkan disertai permintaan maaf kepada Chairawan dan mantan anggota Tim Mawar Fauka Noor Farid.

“Kami mohon bisa menjamin proses penyelesaian kode jurnalistik dan peraturan-peraturan Undang-Undang yang berlaku. Kami juga mohon kepada Dewan Pers segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam laporan Majalah Tempo edisi 10-16 Juni 2019 menyebutkan mantan anggota Tim Mawar, Fauka Noor Farid diduga terlibat di balik aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan 22 Mei. Fauka adalah mantan anak buah Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Baca Juga  MUI Keluarkan Fatwa Sholat Idul Fitri Boleh Di Rumah

Dugaan keterlibatan Fauka di balik kerusuhan 22 Mei itu diungkap dalam laporan Majalah Tempo edisi 10 Juni 2019 bertajuk ‘Tim Mawar dan Rusuh Sarinah’.

Dalam penelusuran tim Majalah Tempo disebutkan, Fauka diduga berada di kawasan Sarinah depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI saat peristiwa kerusuhan 22 Mei terjadi.

Selain itu, terdapat pula sebuah transkrip percakapan yang mengungkap kalau Fauka beberapa kali melakukan komunikasi dengan Ketua Umum Baladhika Indonesia Jaya, Dahlia Zein tentang kerusuhan yang terjadi di sekitar kawasan Bawaslu. ( rid)

 

Share :

Baca Juga

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Selasa (28/7/2020)

Headline

Update Data Corona (14/8/2021) Jumlah Pasien Positif 3.883.541 Orang dan Meninggal 116.366 Orang

Ekonomi

Rugi Rp 11 Triliun, Pertamina Klaim Kinerjanya Positif

Headline

Muslim AS Boikot Hilton Pasca Rencana Bangun Hotel di Masjid Uighur

Politik

Tokoh PPP dan PAN Ini Hijrah ke PBB

Nasional

Korban Penggusuran Lahan di Teplan Bogor Adukan Nasibnya ke Komnas HAM

Headline

PITI Laporkan Sri Bintang Soal Video Ajakan Tolak Pelantikan Jokowi

Ekonomi

Di Hari Buruh Pengusaha Minta Stimulus Di Tengah Pandemi Corona