Home / Ekonomi / Headline / Top News

Jumat, 26 Februari 2021 - 19:41 WIB

Mantan Menko Ekuin Anggap Pajak Berpihak Pada Orang Kaya

NasionalPos.com, Jakarta – Ekonom senior, Rizal Ramli mengkritik kebijakan pemerintah soal pungutan pajak yang berpihak pada orang kaya. Pajak hanya menyasar komditas rakyat kecil.

Mantan Menko Ekuin ini mengaku sudah memprediksi bahwa disparitas antara orang kaya dan miskin di Indonesia semakin besar di tengah pandemi COVID-19. Sementara, kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang dinilainya hanya berpihak kepada orang kaya.

“Kebijakan pungutan pajak yang dilakukan pemerintah  terus-terusan menyasar komoditas rakyat kecil. Sementara komoditas besar tidak disentuh,” kata Rizal dalam keterangan tertulis, Jumat (26/2/2021).

Menurutnya, sejak tiga tahun lalu, ia sudah mengkritik tarif Pajak Penghasilan (PPh) impor atau PPh pasal 22 untuk 1.147 komoditas impor. Sebab, komoditas itu hanya ecek-ecek, alias kecil.

Baca Juga  Pangkostrad Edy Rahmayadi Menutup Acara Kegiatan TMMD 99 di Tanjung Balai

Sehingga, terlihat pungutan pajak ini hanya menyasar para pengusaha menengah. Sementara pungutan pajak untuk impor 10 besar komoditas inti malah relatif lebih rendah seperti komputer, mesin, elektrikal, dan equipment (perlengkapan), besi, dan baja.

Dampak dari kebijakan Menteri Sri Mulyani itu, lanjut Rizal, membuat mereka yang kaya menjadi semakin kaya. Bahkan, sebuah lembaga konsultan berbasis di London, Knight Frankmerilis mengungkapkan, Indonesia akan mengalami kenaikan jumlah orang dengan kekayaan sangat tinggi atau crazy rich selama lima tahun ke depan.

Baca Juga  Polisi Usut Honor Bupati Jember Dari Pemakaman Covid-19

“Mereka yang memiliki uang di atas US$30 juta dolar AS diprediksi akan melonjak hingga 67 persen di tahun 2025. Lonjakan ini menjadi yang paling tajam di dunia,” jelas mantan Menko Maritim ini.

“Inilah dampak dari kebijakan Menkeu Terbalik. Pajakin rakyat kecil sing printil (yang kecil-kecil). Kurangi pajak dan tax holiday untuk yang besar-besar dan asing,” imbhnya.

Tak sampai disitu, Rizal lantas menyentil Presiden Jokowi apakah selama ini tidak merasa aneh dengan kebijakan Sri Mulyani yang kurang peka pada ekonomi dan rakyat.

“Pak Jokowi apa ndak sadar, makin lama makin bikin rakyat susah?” tanyanya. (*)           

Share :

Baca Juga

Headline

Ketua DPR RI Kunjungi Kampung Bahari Nusantara Lantamal VIII Desa Talise

Nasional

Terkait Suap Romi, KPK Terima Banyak Laporan

Headline

China Bisa Digugat Soal Covid-19

Ekonomi

Bulog Akan Salurkan 450 Ribu Ton Beras Bansos Untuk 10 Juta KK

Headline

Anies Perpanjang Masa PSBB DKI Jakarta Mulai 24 April Hingga 22 Mei 2020

Headline

Mabes Polri Ambil Alih Kasus Prokes HRS

Ekonomi

Covid-19 Melambat, BI Optimis Ekonomi Tumbuh di Triwulan Ketiga

Headline

Sosialisasi Penghapusan BMN Dismatau, Wujud Langkah Tertib Logistik