Home / Politik / Top News

Senin, 8 Januari 2018 - 20:54 WIB

Mantan Napi Boleh Jadi Pengurus Golkar

Nasionalpos.com, Jakarta – Partai Golkar mempersilahkan kadernya yang telah selesai menjalani masa hukuman atau mantan narapidana untuk menjadi pengurus.

Hal itu dinyatakan Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin bahwa Golkar dibawah kepemimpinan Erlangga Hartarto akan merangkul semua faksi dan memberi kesempatan luas kepada seluruh kader untuk mengabdi menjadi pengurus.

“Beliau (Erlangga) pastilah merangkul semuanya. Demi memenangkan pertarungan di Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 nanti, maka Golkar butuh soliditas tinggi. Karena itu, semua tentu diberi ruang yang sama untuk berbuat yang terbaik bagi partai,” ujar Mahyudin di DPR, Jakarta, Senin (8/1/2018).

Baca Juga  Didik J. Rachbini Nilai Indonesia Masuk Perangkap Utang Akibat ‘Ugal-Ugalan’

Saat ditanya, apakah demi soliditas maka slogan Golkar Bersih ditinggalkan?

Menurutnya, slogan Golkar Bersih tentu dipertahankan. Karena itu, bagi siapapun kader yang sudah terbukti terlibat korupsi tentu tidak boleh menjadi pengurus.

Namun, bagi kader yang pernah terkait kasus hukum dan sudah menjalani masa hukumannya, tentu harus diberi kesempatan yang sama dengan kader lainnya untuk menjadi pengurus partai termasuk di DPP Golkar.

Baca Juga  Jokowi Perintahkan Evaluasi Proyek Strategis

“Kalau sedang terkena masalah korupsi, tentu tidak boleh dong jadi pengurus. Tapi, kalau sudah menjalani masa hukumannnya, tentu boleh masuk kepengurusan partai. Manusia kan boleh berubah, harus diberi kesempatan apalagi kalau prestasinya bagus,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto telah menyatakan kepengurusan baru akan terbentuk sebulan setelah dirinya terpilih menjadi Ketum melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pada 20 Desember 2017 lalu. []

Share :

Baca Juga

Nasional

Dukung Operasi Laut Gabungan, Dislambair Koarmada I Latihan Penyelaman dan Penyelamatan Bawah Air

Nasional

Waskita Karya Tidak Pedulikan Fasilitas Toilet Untuk Pemudik

Top News

Terdakwa Tak Keberatan, Setnov Akan Dihadirkan di Persidangan

Headline

Dinas Pendidikan Pemprov DKI Siapkan ‘Blended Learning’ Untuk Sekolah

Headline

Update Data Corona (27/9/2020) Korban Jumlah Pasien Positif 275.213 Orang dan Meninggal 10.386 Orang

Headline

Jelang Hari Kemerdekaan, Rijal Kobar Serukan Revolusi

Headline

Ajudan Wahyu Mengaku Wahyu Pernah Bertemu Hasto

Ekonomi

Indonesia Bakal Dapat Kucuran Utang 500 Juta USD Dari ADB