Home / Internasional

Kamis, 20 April 2017 - 22:21 WIB

Mantan Presiden Afganistan: ISIS adalah Alat Amerika Serikat

KABUL,NasionalPos – Mantan Presiden Afganistan Hamid Karzai menyebut kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS) adalah “alat” Amerika Serikat.

Dia juga membantah kecaman Rusia atas keterkaitannya dengan Taliban, dan upaya-upaya untuk membawa kelompok radikal itu ke dalam perundingan damai.

“Setelah AS mengebom Afganistan, AS tidak memusnahkan ISIS,” kata Karzai merujuk pada serangan bom MOAB terhadap ISIS.

MOAB adalah sebutan pendek untuk GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast Bomb, yaknisebuah bom besar konvensional yang dikembangkan oleh Albert L.Weimort, Jr untuk Militer AS.

Bom ini pun dijuluki sebagai “Mother of All Bomb“. Sebab, jenis bom ini disebut-sebut sebagai bom non-nuklir paling kuat yang pernah ada.

MOAB dirancang bukan untuk dibawa jet tempur, tapi untuk pesawat pengangkut sekelas C-130 Hercules, MC-130E Combat Talon I, atau Combat Talon II.

Serangan pekan lalu untuk pertama kalinya digunakan AS dalam perang sesungguhnya.

Bom itu dijatuhkan di kawasan pegunungan terpencil di Provinsi Nangarhar, lokasi perlindungan teroris ISIS.

“Saya menganggap ISIS alat mereka (AS),” ujar Karzai dalam wawancara eksklusif Associated Press di Kabul, seperti di lansir kompas, Rabu (19/4/2017).

“Saya sama sekali tidak membedakan antara ISIS dan AS,” imbuhnya.

Militer AS selama ini bekerja sama dengan pasukan Afganistan. Mereka berjanji untuk menumpas teroris ISIS di negara itu tahun 2017 ini.

AS pun mengaku bakal menghambat kebangkitan Taliban. Militer AS menunjukkan keberhasilan mereka di medan pertempuran baru-baru ini atas kedua kelompok itu. []

 

Share :

Baca Juga

Headline

Gara-gara Kritik Penanganan Virus Corona, Wartawan Diusir China

Headline

Wartawati Indonesia Yang Tertembak Polisi Hong Kong Teruskan Gugatan

Headline

Mantan Penasehat Tuding Trump Tak Pernah Peduli Soal Pandemi Covid-19

Headline

Liput Demo Myanmar, Jurnalis Jadi Tersangka

Headline

Arab Saudi Hanya Izinkan Sholat Id di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram

Headline

Dirjen WHO Membantah Tuduhan AS Soal Kesepakatan Dengan China

Internasional

Rohingya Korban Tug of War Rebutan Ladang Minyak

Headline

Kematian Akbiat Virus Corona di AS Tertinggi di Dunia