Home / Megapolitan / Top News

Kamis, 19 Oktober 2017 - 23:30 WIB

Memalukan! Ternyata Pelapor Anies Baswedan Gunakan Alamat Palsu Dalam Surat Laporannya

Jakarta,NasionalPos — Dalam setiap laporan polisi, sang pelapor diminta polisi untuk menuliskan alamat lengkap alias domisili saat ia melaporkan.

Begitu pula yang terjadi dengan pelapor pidato Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan, Inisiator Gerakan Pancasila, Jack Boyd Lapian.

Dalam laporan tertanggal 17 Oktober 2017 lalu, Jack pun tak lupa menuliskan alamat pada surat laporannya.

Namun sayangnya, saat ditelusuri, alamat yang dituliskan Jack pada laporannya, adalah alamat palsu, alias tak sesuai dengan domisili asli Jack si pelapor.

Baca Juga  Mantan Sekretaris MA Nurhadi Pukul Petugas Rutan KPK

Gedung yang pada laporan polisi diakui Jack Boyd sebagai alamatnya, berada di Jalan Raya Kemang no 11 RT/RW 004/001 Kel. Bangka Kec. Simpang Prapatan, Jakarta Selatan. Gedung itu ternyata bukan miliknya.

Pemilik gedung mengaku, gedung tersebut hanya disewa oleh Jack Boyd dan sewanya sudah berakhir pada tahun 2014 lalu. Ia justru kebingungan, mengapa Jack Boyd masih menggunakan alamat gedung miliknya.

Baca Juga  Update Data Corona (13/7/2021) Jumlah Pasien Positif 2.615.529 Orang dan Meninggal 68.219 Orang

Hal ini diungkap melalui status facebook seorang netizen bernama AgusSantoso.

Berikut statusnya.

Jawara2 Bang Japar Kemarin Siang mengecek alamat pelapor Bang Anies terkait kata “Pribumi dalam pidatonya”.

Ternyata gak nemu, alamat itu cuma sewa dan sudah selesai sewa dari tahun 2014.

Pemilik gedung kaget kenapa alamatnya yg dipakai!

Kemane lu ron..[]

Share :

Baca Juga

Top News

Hadir di Bogor, BLANJAJEMPUTUKM Siap Menginspirasi UKM Lokal

Headline

China Minta AS Tak Asal Tuduh Soal Serangan ke Kilang Minyak Saudi

Headline

Update Data Corona (18/7/2021) Jumlah Pasien Positif 2.877.476 Orang dan Meninggal 73.682 Orang

Headline

Update Data Corona (23/12/2020) Jumlah Pasien Positif 685.639 Orang dan Meninggal 20.408 Orang

Headline

Update Data Corona (1/3/2021) Jumlah Pasien Positif 1.341.314 Orang dan Meninggal 36.325 Orang

Headline

Peneliti Eijkman Oxford Ragukan Data Pemerintah Terkait Kasus Covid-19

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Selasa (19/5/2020)

Megapolitan

KIPP Jakarta Minta SK KPU DKI 57 Dicabut Karena Potensi Kecurangan