Home / Megapolitan / Nasional / Top News

Kamis, 24 Januari 2019 - 19:33 WIB

Menara Telkomsel di Kalianyar Jakarta Barat, Di duga Melanggar Prosedur

Nasionalpos.com,Jakarta — Pembangunan menara pemancar Telkomsel di kawasan padat penduduk di Jalan Kalianyar Raya RT 04 RW 04 Kelurahan Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat diprotes warga.

Warga merasa tidak pernah diajak bicara dan musyawarah atas pembangunan tower Telkomsel dilingkungan mereka. “Betul bahwa tower itu diatas bangunan milik pribadi (rooftop), tapi kan dampaknya kepada seluruh lingkungan, mestinya warga diajak bicara dan diberikan penjelasan,” ujar Ketua RT 07 RW 04, Andi, Kamis, (24/1/2019).

Namun, saat dikonfirmasi, Lurah Kalianyar, Danil Azka Alfarobi, membantah tudingan tersebut. Bahkan Alfarabi mengatakan sampai saat ini tidak tahu tower yang akan dibangun itu milik Perusahaan apa.

“Kalau soal Pembangunannya ya pasti tahulah, kan lurah harus tahu apapun yang terjadi di wilayahnya. Namun yang jelas pihak – pihak yang akan melakukan pembangunan tower tersebut tidak pernah bertemu dirinya,” ujar Alfarobi.

Baca Juga  Dipimpin Langsung Dankormar, Korps Marinir Doa Bersama Untuk Keselamatan KRI Nanggala 402

Namun anehnya, Alfarobi mengatakan tidak ada yang salah dengan pembangunan Tower Telkomsel tersebut. Sebab sudah mengantongi izin dari PTSP DKI. “Tapi soal pembangunan fisiknya apakah sudah dapat izin dari Dinas Citata saya tidak tahu. Begitu juga soal rekomendasi dari Kominfo, apakah sudah ada atau tidak saya tidak tahu,” tuturnya.

Sementara itu, di temui di tempat terpisah, Agus Taufiqurohman salah seorang tokoh Masyarakat Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora Kota Adm Jakarta Barat, mengatakan bahwa Warga kalianyar kecewa terhadap pihak PT Dayamitra Telekomunikasi sebagai perusahaan rekanan Telkomsel yang mendirikan menara tersebut, pasalnya Sejak awal warga tidak pernah diajak musyawarah dan diduga dokumen yang diajukan tidak sesuai prosedur

Baca Juga  Cawapres PKS Siap Dampingi Prabowo

“Ada temuan penambahan bangunan setinggi 4,20 M dari bangunan lama (extension),maka secara aturan bahwa bangunan  tersebut sudah tidak memenuhi persyaratan dan melanggar, karena itu Pemprov DKI harus segera menindak Tegas. , kata Agus Taufiqurohman yang juga  kordinator Lembaga Kontrol Korupsi kepada nasionalpos.com,Kamis,(25/1/2019).

Oleh karena itu,imbuhnya, atas kejadian ini, Lembaga Kontrol Korupsi DKI Jakarta sudah mengadukan hal ini ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap Provinsi DKI Jakarta.

” Kami mendesak pihak Dinas Penanaman Modal & PTSP DKI Jakarta, agar segera mencabut Rekomendasi pendirian Tower itu”tandasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Jelang Ramadhan, Harga Sembako Stabil

Megapolitan

ITL TRISAKTI Siap Membangun SDM Berkompeten Dalam Penyelenggaraan Kegiatan Transportasi dan Logistik Untuk Mendukung Kepentingan Berbagai Sektor Pembangunan Nasional

Headline

NU Harap Polisi Tangkap Buronan Kakap Selain Joktjan

Headline

Parlemen Malaysia Segera Putuskan Pengganti Mahathir

Headline

Pemerintah Umumkan Pasien Virus Corona Mencapai 19 Orang di Indonesia

Headline

Pemerintah China Umumkan 1.500 Lebih Warganya Positif Corona Tanpa Gejala Awal

Headline

Kadisjarahal Beri Kuliah Kepada Pasis Dikreg Seskoal Angkatan Ke-59 Ta 2021

Headline

Data Corona (17/11/2020) Jumlah Pasien Positif 474.455 Orang dan Meninggal 15.393 Orang