Home / Headline / Nasional / Top News

Minggu, 14 November 2021 - 14:54 WIB

Menjawab Perubahan Paradigma, P2M FT Unkris Gelar Workshop Manajemen Jurnal

NasionalPos.com, Jakarta – Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P2M) Fakultas Teknik (FT) Universitas Krisnadwipayana (Unkris) terus meningkatkan profesionalisme di tengah perubahan paradigma dalam pengelolaan jurnal.

Salah langkah yang dilakukan adalah menggelar Workshop Manajemen Jurnal yang dilaksanakan pada 2 November 2021 lalu. “Peningkatan profesionalisme itu sudah menjadi keharusan bagi pengelola jurnal di FT Unkris. Terlebih di era saat ini, dimana perubahan paradigma dalam pengelolaan jurnal menuntut pengelolanya tidak sekedar mampu menyesuaikan diri tapi juga berinovasi,” ujar Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi yang juga Plt Penelitian FT Unkris, Nur Azis, S.Kom, M. Kom di Jakarta, Minggu (14/11/2021).

Kaprodi Sistem Informasi yang juga Plt Penelitian FT Unkris, Nur Azis, S.Kom, M. Kom

Azis menjelaskan, dalam kegiatan workshop tersebut dihadirkan narasumber Prof. Dr. Ir. Andi Adriansyah, M.Eng dan diikuti pengelola Jurnal FT Unkris. “kegiatan yang diikuti pengelola Jurnal FT Unkris dilaksanakan pada tanggal 2 November 2021 bertujuan untuk melatih serta memberikan pemahaman kepada pengelola jurnal. Saat ini di FT Unkris ada 10 Jurnal sesuai jumlah prodi,” jelasnya.

Baca Juga  Update Data Corona (8/3/2021) Jumlah Pasien Positif 1.386.556 Orang dan Meninggal 37.547 Orang

Menurut Azis, dalam workshop dijelaskan bahwa Jurnal saat ini terjadi perubahan paradigma yang tadinya berbasis cetak menjadi online. Sehingga, penerbitan jurnal tidak lagi atau mengurangi mencetak jurnal. Dari perubahan paradigma tersebut, semua proses yang semula secara manual menjadi berbasis online mulai dari Submission, Editing, Review, Publish, dilakukan secara on line.

Prof. Dr. Ir. Andi Adriansyah, M.Eng

“Hal positif yang didapat dari perubahan paradigma tersebut adalah proses menjadi lebih cepat, visibilitas meningkat, akses meningkat, cek plagiarisme mudah, indeksasi lebih mudah, dampak lebih tinggi, dan penilaian lebih akurat,” paparnya.

Lebih lanjut, Azis mengatakan dalam kegiatan ini para pengelola juga diberikan pemahaman bagaimana jurnal yang dikelola dapat terakreditasi sinta. Untuk itu, pengelola terlebih dahulu diberikan pemahaman bagaimana menilai artikel layak untuk diterbitkan atau tidak serta tindak lanjut dari artikel yang tidak layak. Selanjutnya pengelompokan kategori jurnal yang terbagi menjadi empat yaitu,  Jurnal Nasional, Jurnal Nasional Terakreditasi, Jurnal Internasional dan Jurnal Internasional Bereputasi.

Baca Juga  Agus Rahardjo Mengelak Ikut Melobi e-KTP

Adapun Jurnal Nasional adalah jurnal memiliki kaidah ilmiah, memiliki ISSN, memiliki terbitan versi online, diterbitkan oleh penerbit/badan ilmiah/organisasi profesi/perguruan tinggi dengan unit-unitnya.

Untuk Jurnal terakreditasi adalah jurnal yang memenuhi kriteria jurnal Nasional, mendapat status akreditasi baik cetak maupun elektronik dari kemenristekdikti. Jurnal internasional adalah memenuhi kaidah ilmiah, Memiliki ISSN, memiliki terbitan versi online, dikelola secara professional, ditulis dengan Bahasa resmi PBB (Inggris, Perancis, Arab, Rusia dan Cina) Penulis dan dewan redaksi berasal dari berbagai negara.

Yang terakhir, lanjut Azis, Jurnal Internasional Bereputasi adalah Jurnal yang memenuhi kriteria jurnal Internasional, terindek oleh database internasional bereputasi (setara dengan scopus dan web of sience), mempunyai factor dampak dari ISI Web Of Sience (Thomson Reuters) atau Scimago Journal Rank (SJR). Selanjutnya pengelola jurnal diberikan pemahaman tentang syarat-syarat jurnal. bisa diakreditasi Sinta mulai dari konten, indexing, sampai dengan tampilan dari cover disamping itu juga team perreviewer . (*)

Share :

Baca Juga

Headline

Update Corona (5/5/2020) Jumlah Pasien Positif 12.071 Orang Dan Meninggal Menjadi 872 Orang

Top News

Fix a Leak Week Reminds Us to Evaluate our Home Plumbing
Pemkot Bandung Sebarkan 145 Hewan Kurban

Nasional

Pemkot Bandung Sebarkan 145 Hewan Kurban

Headline

Pengacara Joko Tjandra, Anita Kolopaking Diperiksa Sebagai Tersangka

Nasional

Media Asing Heboh, Jokowi Impor Gas

Headline

Personel Dan Pasis Seskoal Menyaksikan Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Daring

Headline

Menseneg: Jangan RIbut Lagi Soal Reshuffle, Kinerja Menteri Sudah Baik

Nasional

Lantamal III Resmikan Vertical Dryer Untuk Membantu Petani Sindang Sari Bekasi