Home / Nasional / Top News

Senin, 5 Februari 2018 - 21:43 WIB

Morotai Destinasi Wisata dan Tantangannya

Boston Manurung

Boston Manurung

Nasionalpos.com, Jakarta – Pemerhati sosial dan kemasyarakatan, Boston Manurung mengingatkan Pemerintah agar memperhatikan sejumlah hal terkait destinasi wisata daerah Morotai di Maluku Utara.

Boston yang ditemui Nasionalpos.com di Jakarta pada senin (5/2/2018) menyatakan ada tiga hal yang penting diperhatikan jika pemerintah ingin menjadikan Morotai sebagai salah satu dari 10 kawasan destinasi wisata di Tanah Air.

“Morotai memang layak dijadikan destinasi wisata, selain karena alamnya yang elok juga penduduknya yang ramah menyambut para pelancong. Namun, ada hal yang perlu diperhatikan dan ini tenu jadi tantangan buat pemerintah setempat,” tutur Boston  yang juga mantan anggota Dewan Pengurus LPS2 (Lembaga Pengkajian Strategis Swadek) ini.

Adapun ketiga hal yang patut diperhatikan pemerintah itu, pertama terkait letak geografisnya sebagai pulau terluar.

Secara geografis, lanjutnya, Morotai yang merupakan pulau terluar berbatasan langsung dengan Mindanao, Filipina. Dengan begitu, maka Morotai perlu diperkuat sebagai salah satu basis pertahanan Indonesia dari masuknya imigran gelap maupun para penyeludup.

Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan seluruh komponen mesyarakat dalam menjaga dan mendeteksi anasir-anasir yang berpotensi menimbulkan kerawanan sosial yang di era OrdeBaru dikenal dengan istilah Sishankamrata atau di era sekarang dengan nama Bela Negara.

Kedua, terkait ancaman atau pengaruh budaya luar terhadap kultur budaya lokal. Sebab, salah satu konsekwensi daerah yang menjadi destinasi wisata adalah masuknya budaya asing.

Baca Juga  Yasonna Sebut 41 Korban Tewas Musibah Kebakaran LP Tangerang

Karena itu, kata Boston, dalam jangka panjang kedatangan turis lokal maupun mancanegara akan mempengaruhi pola hidup dan kebiasaan masyarakat di sana.

“Tapi, ada hal yang menguntungkan di Morotai terkait pengaruh budaya asing, yakni masyarakat Morotai multikulural yang sudah terbiasa dengan kehadiran pendatang,” jelasnya.

Meski demikian, tetap dibutuhkan perhatian serius dari pemerintah agar nilai-nilai kearifan lokal tetap terjaga dan dikembangkan sehingga warganya dapat terlibat dalam indutri pariwisata di sana.

“Dalam menjaga keseimbangan tatanan kehidupan sosial masyarakatnya dengan industri parisiwata, maka saya menilai daerah Lombok di NTB (Nusa Tenggara barat) patut ditiru oleh Morotai,” jelasnya.

Boston menggambarkan, bagaimana kawasan Senggigi di Lombok sebagai tempat yang nyaman bagi turis asing menikmati pantai dan laut, sementara di sisi lain kehidupan masyarakat Lombok yang agamis tidak terkontaminasi gaya hidup para wisatawan manca negara atau dikenal dengan “bule”.

Baca Juga  China Kecam AS dan Kanada Soal Kapal Perang di Selat Taiwan

Bahkan Gili Trawangan juga di Lombok  bisa tetap terjaga tradisi kehidupan masyarakatnya dengan menerapkan aturan yang tertuang dalam Perda (Peraturan daerah). “Ini mungkin bisa jadi solusi bagi pemerintah setempat agar target menjadikan Morotai sebagai destinasi wisata terbaik bukan hanya di Indonesia tapi juga dunia,” ujarnya.

Ketiga, kepedulian pemerintah setempat. Meskipun kedua hal tersebut sudah terpenuhi, tapi jika pemerintahnya kurang peduli tentu target sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata Tanah Air tidak akan tercapai.

Beruntung, lanjut Boston, Morotai memiliki sosok pemimpin yang memiliki kepedulian terhadap aspek wisata. Yakni, Benny Laos selaku Bupati Morotai.

“Sejauh ini, Benny Laos memiliki kepedulian terhadap Pariwisata yang diharapkan mampu mengakselarsi perkembangan industri pariwisata di Morotai agar bisa sejajar dengan daerah destinasi pariwisata lain di Indonesia. Itu sudah dibuktikan Benny Laos saat masih menjadi pengusaha. Dia membuat sejarah Kota Ternate dengan mendirikan Hotel berbintang lima dengan standar layanan Internasional yang sampai sekarang masih menjadi satu-satunya hotel berbintang lima di Ternate,” pungkas Boston. ( )

Share :

Baca Juga

Megapolitan

Sandi Persilahkan Rumah Dinasnya untuk Pengajian dan Kebaktian

Headline

Ketum Demokrat Versi KLB Moledoko Ajak Pendukungnya Solid

Headline

Kasau Terima Laporan Kenaikan Pangkat 12 Pati TNI AU

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Selasa (9/6/2020)

Headline

Pemprov DKI Akan Kucurkan Dana Bansos Untuk Warga Rentan Miskin Akibat Corona

Headline

Diduga Pelesetkan Pancasila, Rahma Sarita Dipecat Sebagai Staf Ahli MPR

Megapolitan

Raja Salman Disambut Spanduk Penistaan Agama

Hukum

KPK Garap Pejabat KKP Terkait Proyek Pengadaan Kapal di Bea Cukai dan KKP