Home / Nasional

Jumat, 11 Maret 2022 - 14:46 WIB

MUI Kembali Izinkan Shalat dengan Saf Rapat di Masjid

ilustrasi shalat berjamaah

ilustrasi shalat berjamaah

NasionalPos.com,JakartaMajelis Ulama Indonesia (MUI) kembali memperbolehkan Shalat Jumat, shalat Tarawih, dan shalat Ied dengan saf rapat di mesjid. Pertimbangannya, pemerintah sudah mencabut berbagai aturan protokol Covid-19.

Pernyataan itu tertuang dalam Bayan Dewan Pimpinan MUI tentang Fatwa MUI terkait Pelaksanaan Ibadah dalam Masa Pandemi.

“Umat Islam wajib menyelenggarakan salat Jumat dan boleh menyelenggarakan aktivitas ibadah yang melibatkan orang banyak, seperti jemaah shalat lima waktu/rawatib, shalat Tarawih dan Ied di masjid atau tempat umum lainnya, serta menghadiri pengajian umum dan majelis taklim dengan tetap menjaga diri agar tidak terpapar Covid-19,” dikutip dari salinan Bayan MUI Nomor Kep-28/DP-MUI/III/2022.

Baca Juga  Kasal Sematkan Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi TNI AL Kepada Menkomarves RI

MUI menyampaikan fatwa yang diterbitkan pada 2020 memang memperbolehkan umat Islam shalat berjemaah di masjid dengan saf renggang. Kemudian, MUI memperbolehkan salat Jumat di rumah.

Pada bayan itu, MUI menjelaskan fatwa-fatwa tersebut dibuat dengan alasan hajah syar’iyyah. Menurut MUI, kondisi itu sudah tidak berlaku karena pemerintah sudah melonggarkan aturan di sejumlah sektor.

“Berdasarkan kebijakan Pemerintah, status hajah syariyyah yang menyebabkan adanya rukhshah sudah hilang,” tulis MUI, “Dengan demikian, pelaksanaan shalat jamaah dilaksanakan dengan kembali ke hukum asal (‘azimah), yaitu dengan merapatkan dan meluruskan saf (barisan).”

MUI Himbau Muslim Untuk Memperbanyak Ibadah

MUI juga mengimbau Muslim untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Muslim diminta memperbanyak ibadah, taubat, istigfar, zikir, selawat, sedekah, dan doa.

Baca Juga  ACDM ke-40, Indonesia Ajak ASEAN Bangun Resiliensi Berkelanjutan

Muslim pun diimbau menyiapkan diri secara lahir dan batin menyambut bulan Ramadan. MUI menyarankan umat Islam menjalankan syiar agama pada Ramadan.

“Pengajian dan aktivitas keagamaan lain yang biasa dilakukan di bulan Ramadan seperti salat Tarawih, tadarus Alquran, qiyamul lail, iftar jama’i dapat dilakukan dengan tetap disiplin menjaga kesehatan,” ucap MUI.

Bayan tersebut terbit dan berlaku sejak Kamis (10/3). Surat tersebut ditandatangani Ketua MUI Asrorun Niam Sholeh dan Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan. (CNN Indonesia)

 

Share :

Baca Juga

b2890 csis fajar hirawan edit

Headline

Meskipun Kelak Tak Lagi Jadi Ibukota Negara, Jakarta Tetap Jadi Magnet Investor
Kie

Headline

Pemko Tanjungbalai Harus Segera Bertindak Antisipasi Dampak Virus Corona
005fa500 657d 40d6 a3f4 2e91bd0bab93

Headline

Tandatangan Presiden Jokowi untuk Pencabutan Larangan Pukat Udang
simbolon edit

Headline

Demi Jaga Kehormatan TNI, Gerakan Mitra Rakyat Bakal Laporkan Effendy Simbolon Ke Polisi
Jokowi

Headline

Jokowi Harap Rakyat Hidup Berdamai Dengan Corona
rs harapan kita

Nasional

Dugaan konflik Management RS Harapan VS Wisma Fits, Rugikan Pasien & Karyawan
barang bukti

Headline

Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Hasil Ungkap TNI AL dan BNNP Sumsel
IPK

Nasional

Ikatan Pemuda Karya Kampanye Stop Pembajakan