Home / Megapolitan / Nasional

Kamis, 7 Desember 2017 - 00:20 WIB

Naik Rp 4 Miliar, Anggaran Catering DPRD DKI Diduga Mark Up

Jakarta,NasionalPos –Direktur Eksekutif Indonesian for Transparency and Akuntability (Infra), Agus Chaeruddin, mengungkapkan, membengkaknya anggaran pengadaan catering DPRD DKI 2017 dari Rp10 miliar menjadi Rp14 miliar diduga adanya permainan titipan oleh oknum anggota badan anggaran (Banggar) DPRD DKI.

“Pemenang pengadaan catering DPRD tahun 2017 adalah PT Grasindo. Nilainya menjadi Rp14 miliar dari awalnya hanya Rp10 miliar. Saya menduga ada permainan oknum anggota Banggar dalam pengadaan catering ini,” ungkap Agus di Jakarta, Rabu  (6/12/2017).

Agus menambahkan, menangnya PT Grasindo dengan pemilik Ny Grasia diduga tak lepas karena kedekatan salah satu anggota Banggar DPRD DKI, Bestari Barus. Caranya, tadinya pemenangnya 1 perusahaan, kemudian dipecah untuk bisa penunjukan langsung (PL).

Baca Juga  Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Rabu (5/8/2020)

“Hasil investasi kami di lapangan, patut diduga oknum anggota Banggar DPRD DKI berinisial BB turut andil mengkondisikan menangnya PT Grasindo menjadi pemenang pengadaan catering,” ujar Agus.

Ia sekaligus mempertanyakan kenapa BB yang anggota Komisi D (pembangunan) terlihat ngotot memperjuangkan agar beberapa BUMD dikucurkan dana Penyertaan Modal Daerah (PMD). Pada hal, Wagub Sandiaga Uno sudah
mencoretnya.

“Walaupun anggota dewan bebas mengajukan anggaran, namun soal ngototnya BB agar dana PMD untuk beberapa BUMD dicairkan, patut jadi pertanyaan. Soalnya, BUMD itu masuk ranah Komisi C atau B,” papar Agus seraya
menambahkan BB menjadi salah satu saksi di KPK kasus dugaan korupsi reklamasi.

Baca Juga  Sekjen KONI Tersangka, KPK Sinyalir Menpora Terlibat

Dikonfirmasi anggota Banggar DPRD DKI Bestari Barus (BB) membantah tudingan tersebut.

“Kerja saya gak ngurusin catering. Kalau mau dekat dengan catering gak usah pake nama saya. Tolong dibilangin sama LSM itu,” kata Bestari yang juga Ketua  Fraksi Partai Nasdem ini.

Menjawab pertanyaan dana PMD untuk beberapa BUMD, Bestari menjelaskan dirinya menyatakan itu sebagai anggota Banggar dan bukan sebagai anggota komisi D. []

Share :

Baca Juga

Headline

New Normal, Jokowi Kerahkan TNI/Polri Tertibkan Masyarakat

Nasional

IGMK Desak Kapolri Mundur Atas ke Tidaknyamanan Umat Kristiani dalam beribadah

Headline

Jokowi Beri Waktu 3 Bulan Kepada Kapolri Tuntaskan Kasus Novel

Nasional

Adakah Kepentingan PDI-P Dibalik Penunjukan Pejabat Gubernur Dari Polri?

Nasional

Perda Urbanisasi Untuk Solusi Pengendalian Kepadatan Penduduk di Jakarta

Headline

Pemerintah : Pelonggaran PSBB Bukan Herd Immunity

Headline

Update Data Corona (22/1/2021) Jumlah Pasien Positif 965.283 Orang dan Meninggal 27.453 Orang

Megapolitan

DPRD Akan Bentuk Pansus Microcell