Home / Headline / Politik / Top News

Rabu, 1 September 2021 - 20:32 WIB

NasDem : Amandemen UUD 1945 Berpotensi Ubah Kewenangan MPR

Taufik Basari (Tobas)

Taufik Basari (Tobas)

NasionalPos.com, Jakarta – Partai NasDem (Nasional Demokrat) khawatir amandemen UUD 1945 akan berdampak pada kewenangan MPR. Ada potensi presiden menjadi mandataris MPR yang berwenang berhentikan presiden.

Ketua Fraksi Partai NasDem MPR RI Taufik Basari atau akrab disapa Tobas menyatakan hal tersebut berpotensi terjadi jika MPR ingin memasukkan Poin-Poin Haluan Negara (PPHN) dalam UUD 1945 lewat amendemen.

“Apakah presiden kembali menjadi mandataris MPR? Itu konsekuensi kait-berkait ketika kita memasukkan PPHN ke dalam UUD 1945. Apakah kita butuh seperti itu atau tidak?” kata Anggota Komisi III DPR RI itu dalam diskusi daring, Rabu (1/9/2021).

Baca Juga  BPK RI Laksanakan Pemeriksaan Keamanan dan Pertahanan Siber Dispenau

Tobas tak yakin jika amandemen hanya akan berkutat dalam soal PPHN. Menurutnya, amandemen pasti akan merembet ke pasal-pasal lain dalam UUD 1945.

Termasuk soal posisi MPR dan Presiden. Karena itu, ada kecemasan ketika mulai membahas amendemen UUD 1945.

“Pasti akan akan berkait. Oleh karena itu, kemungkinan terjadinya membuka kotak Pandora akan selalu terbuka. Itu yang harus kita perhatikan betul-betul,” jelasnya.

Bertolak dari, lanjut Tobas, NasDem tak mau terburu-buru ikut dalam wacana amendemen UUD 1945. Nasdem akan melakukan survei ke masyarakat soal apakah publik menghendaki amendemen konstitusi.

Baca Juga  Ada 8 Terdakwa Kasus Asabri Yang Akan Segera Disidang

Diketahui, wacana amendemen UUD 1945 menguat ketika Ketua MPR Bambang Soesatyo berpidato di sidang tahunan pada 16 Agustus lalu. Dia menyatakan MPR perlu ditambah wewenangnya, yakni membuat PPHN.

Penambahan wewenang MPR itu hanya bisa dilakukan lewat amendemen UUD 1945. PPHN yang dimaksud Bamsoet yakni semacam haluan pembangunan negara dalam rentang waktu yang jauh ke depan. Bamsoet pun menjamin amendemen tidak akan merembet ke pasal lain dalam konstitusi. (*)

 

 

Share :

Baca Juga

Headline

Uji Coba Highway Sky Patrol Dimulai, Jasa Marga dan IFC Pantau Jalan Tol Trans Jawa Dengan Pesawat Cessna

Top News

Ahok Dipenjara, Veronica Bersama ‘Selingkuhan’ ke Singapura

Top News

Sikap Tak Sopan kepada KH. Ma’ruf Amin Gerus Elektabilitas Ahok

Megapolitan

Syamsuddin Lologau di desak mundur oleh JPM

Headline

Update Data Corona (5/1/2021) Jumlah Pasien Positif 779.548 Orang dan Meninggal 23.109 Orang

Headline

Update Corona (31/5/2020) Jumlah Pasien Positif 26.473 Orang Dan Meninggal Menjadi 1.613 Orang

Headline

Dihapus Aturan Jaga Jarak di Masjidil Haram

Headline

Aktivis HAM HS Dillon Meninggal Dunia