Home » Headline » Oposisi adalah Jalan Terbaik Wujudkan Kedaulatan Rakyat dalam Penerapan Demokrasi

Oposisi adalah Jalan Terbaik Wujudkan Kedaulatan Rakyat dalam Penerapan Demokrasi

dito 29 Apr 2024 200

NasionalPos.com, Tangerang Selatan-   Pengamat Sosial Agus Yohanes mengatakan kekuatan oposisi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) masih tetap dibutuhkan secara signifikan agar ada kontrol serta pengawasan terhadap pemerintah. Jika tidak ada oposisi, menurutnya kebijakan yang dimunculkan cenderung merugikan rakyat seperti di era Orde Baru.

“ Kalau semuanya masuk ke kabinet pemerintah Prabowo-Gibran, Parlemen betul-betul tidak memainkan peran, jika itu terjadi maka demokrasi mati suri dan bahkan hanya menjadi etalase politik alias basa-basi saja, itu bakal kembali seperti di masa orde baru, parlemen tunduk kepada penguasa.”ungkap Agus Yohanes kepada wartawan, Senen, 29/4/2024 di Tangerang Selatan.

Menurut Agus, saat ini nampak adanya kecenderungan rezim ini dan juga Presiden terpilih Prabowo Subianto seolah-olah berusaha mengkonsolidasikan partai politik yang berada di parlemen untuk kepentingan demokratisasi, bahkan apa yang dilakukan oleh Prabowo tersebut di dukung oleh pernyataan Ketua MPR Bambang Soesatyo yang mengatakan bahwa demokrasi dapat berjalan tanpa oposisi, sehingga hal itu diterapkan ke semua mekanisme seolah-olah demokratis yang dilaksanakan penguasa, padahal bukan untuk kepentingan kedaulatan rakyat, melainkan untuk kepentingan oligarki kekuasaan.

Baca Juga :  Pelayanan Air Bersih dan Minum Perpipaan di Jakarta Optimistis Capai 100 Persen di 2030

“Manivestasi Kedaulatan Rakyat yang direpresentasikan pada Lembaga legislative itu tidak boleh tunduk terhadap penguasa, melainkan harus berada pada posisi yang seimbang dengan Lembaga Eksekutif, bahkan Legislatif punya hak untuk mengawasi Eksekutif, nah kalau semua partai politik berada di dalam lingkaran pemerintah, maka yang terjadi rakyat tidak berdaulat, dan itu tidak demokratis.”tukas Agus Yohanes yang juga mantan anggota LSM Kontras.

Oleh karena itu, lanjut Agus, untuk mencegah terjadi demokrasi basa-basi, demokrasi akal-akalan yang dibuat oleh kekuasaan oligarkis, maka diperlukan kekuatan oposisi yang kuat dan solid, meskipun ada sejumlah anggapan bahwa para anggota DPR akan tetap memainkan fungsi pengawasan walaupun partai-nya berkoalisi dengan pemerintahan.

Baca Juga :  Baksoskes, Fun Run & Pameran Alutsista Semarakkan HUT Ke-78 TNI di Medan

Namun, pengawasan itu tidak akan setajam jika partai dari anggota DPR tersebut menjadi oposisi, demokrasi akan tetap bertahan jika tokoh-tokoh politik dan petinggi partai berkomitmen untuk menjadikan demokrasi sebagai sistem bernegara di Indonesia, dan tidak ada selintas pemikiran pun untuk kembali ke otoritarianisme seperti di masa silam.

“Saya berharap ada komitmen dari parpol dan elite politik untuk menjadikan demokrasi sebagai bentuk pemerintahan terbaik untuk Indonesia, melalui penerapan demokrasi yang sesungguhnya memerlukan kekuatan oposisi, karena sesungguhnya Oposisi adalah Jalan Terbaik mewujudkan kedaulatan rakyat dalam penerapan demokrasi, tanpa oposisi tidak ada kedaulatan rakyat, tanpa oposisi tidak ada demokrasi, ”pungkas Agus Yohanes yang juga aktivis Pro Demokrasi.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Team PPI Siap Tegakkan Hukum Dukung Kapolri dan Polri Bersama Masyarakat

dito

07 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan adanya dugaan penyebaran berita hoax cenderung fitnah bahkan terkesan pembunuhan karakter terhadap pribadi Jendral Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru, maka Presidium Pemuda Indonesia telah membentuk team untuk menelusuri nya, demikian di katakan Rudy Darmawanto SH Ketua Presidium Pemuda Indonesia kepada wartawan, Rabu, 7/10/2026 di Jakarta.   “Kami sangat concern …

Umi Calon Kades Nomor Urut Satu Ingin Menjadikan Desa Padaasih Lebih Maju dan Kuat

ardi

07 Okt 2026

NasionalPos.com,Subang — Calon Kades Sumiati Agus SKM,MEM atau lebih akrabnya disapa sehari hari oleh warga masyarakat Padaasih Umi indung Lembur Padaasih mengikuti pengundian nomor urut Calon Kades desa Padaasih di Sekretariat Pilkades Desa Padaasih Subang Jawa Barat .Selasa (06/10/26). Dalam pengundian nomor urut calon kepala desa Padaasih Umi mendapatkan nomor urut Satu (1) dan disambut …

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru

dito

06 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Presidium Pemuda Indonesia (PPI) saat di hubungi wartawan, Selasa, 6/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan pergantian Kapolri dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merupakan langkah yang mengejutkan semua pihak yang di lakukan oleh Presiden Prabowo Subianto, sebab di laksanakan dalam waktu singkat …

x
x