Home / Top News

Selasa, 12 Juni 2018 - 18:35 WIB

OTT Suap Bupati Purbalingga, Pintu Masuk KPK Usut Hamdani & Mafia Proyek di Jakarta

Nasionalpos.com,Jakarta — Terkait dengan operasi tangkap tangan Tardi Bupati Purbalingga,yang menerima  suap dari Hamdani Kosen dan Librata Nababan merupakan kontraktor mengerjakan proyek pembangunan Purbalingga Islamic Center dari PT Sumber Bayak Kreasi (SBK),maka KPK menetapkan 5 orang tersangka yaitu Tasdi dan Hadi sebagai penerima suap. Sedangkan pemberi suap yaitu Hamdani, Librata dan Ardirawinata.

Apabila mengamati kasus melibatkan Hamdani Kosen tersebut,maka menurut Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Mannivestasi Rakyat ( Gamitra) bahwa sesungguhnya Hamdani Kosen,merupakan sosok yang terindikasi terlibat pada beberapa kasus dugaan korupsi di Jakarta,misalnya kasus pembangunan Gedung Walikota Jakarta Pusat, Gelanggang Olahraga Koja dsb  demikian di katakan Sabam Pakpahan Direktur Eksekutif LSM Gamitra kepada pers, di kantornya kawasan Ciracas, Jakarta Timur Selasa,( 12/6/ 2018).

Baca Juga  Pesawat Tempur AS Usir Jet Pengintai Rusia

“Sudah setahun silam kami melaporkan ke KPK mengenai keterlibatan oknum Hamdani C.S dalam kasus dugaan Korupsi pembangunan Gedung Walikota Jakarta Pusat, tapi hingga sekarang tidak jelas rimbanya,” ungkap Sabam.

Sabam menambahkan semestinya KPK jangan hanya menangkap Yang bersangkutan dalam kasus suap Bupati Purbalingga saja, tapi juga mengusut tuntas semua pihak yang terkait termasuk pemilik perusahaan.

Baca Juga  Amiruddin, Anggota DPRD Pangkep F-PAN Terancam Dipecat Lantaran Tembok Pintu Rumah Tahfiz

Kasus ini menjadi pintu masuk KPK membongkar kasus  yang melibatkan perusahaan bersangkutan dan diduga lebih dari tiga perusahaan selalu mendominasi Proyek ratusan milyar di lingkungan  pemprov DKI Jakarta dari tahun ke tahun.

Ada banyak laporan masyarakat yang nyangkut di Kejaksaan dan KPK terkait proyek-proyek yang bersangkutan dan  banyak ditenggarai sarat unsur KKN, termasuk kasus anggaran sarana prasarana pendidikan yang hingga kini masih mangkrak di KPK.

“Kami berharap KPK jangan “tebang pilh” dalam menangani kasus kasus korupsi yang menggurita ini, pungkasnya.(dito)

Share :

Baca Juga

Headline

Pasca Terbakar, JPS Pertanyakan Sertifikat Laik Fungsi Gedung Kejagung

Megapolitan

LSI Denny JA : Tiga Paslon Gubernur DKI Berebut Swing Voters

Ekonomi

Melemahnya mata uang rupiah, Pengaruhi APBN 2018

Headline

Akhirnya ‘Si Penista Agama’ Kece Dibekuk di Tempat Persembunyiannya di Bali

Headline

MPR Desak Jokowi Tolak TKA Asal China ke Konawe, Sultra Di Tengah Pandemi Covid-19

Ekonomi

Komite Aksi Transportasi Online Desak Jokowi Ambil Alih Persoalan Transportasi Online

Politik

TNI Akan Dilibatkan Dalam Penanggulangan Terorisme

Headline

Era Peradaban Baru Dalam Perspektif Abdul Mannan