Home / Politik / Top News

Rabu, 9 Mei 2018 - 17:23 WIB

PAN Terpecah, Apakah ada Matahari Kembar?

Nasionalpos.com, Jakarta – Partai Amanat Nasional (PAN) terpecah dalam menyikapi dinamika politik. Apakah ada matahari kembar di PAN?

Penilaian itu dilontarkan Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno pasca ketidakhadiran PAN dalam pertemuam para sekretaris Jendral (Sekjen) partai politik pendukung pemerintah dengan Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung pada Senin (7/5/2018).

Dalam pertemuan itu tampak hadir Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekjen Partai Nasdem Jhonny G Plate,  Sekjen PKPI Imam Anshori Saleh, Sekjen Partai Golkar Lodewijk Paulus, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen PPP Arsul Sani, Sekjen Partai Hanura Harry Lontung Siregar, Sekjen PSI Raja Juli Antoni dan Sekjen Perindo Ahmad Rofik.

Baca Juga  KPK Tetapkan Dua Pejabat PTDI Sebagai Tersangka Terkait Proyek Fiktif

Sementara dari PAN tak satupun perwakilan yang hadir. Padahal, PAN juga tergabung dalam barisan partai pendukung pemerintah karena menempatkan Asman Abnur sebagai Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Lantaran itu, Hendrawan menganggap saat ini PAN sedang galau, terlihat dari perubahan sikap yang ditunjukkan PAN terkesan tidak konsisten.

“Kami menilai memang ada keresahan, gerakan PAN tidak segencar dulu, saat itu masif sekali. Sekarang sepertinya berbeda,” ujar Hendrawan, Selasa (8/5/2018).

Meskipun Hendrawan menolak berkomentar soal apakah itu pertanda adanya matahari kembar di tubuh PAN, yakni Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais?

Baca Juga  Nomor Urut Paslon Tak Berubah di Putaran Kedua Pilkada DKI

Namun, dia tak menampik jika pernyataan Amien cenderung ‘menyerang’ Zulkifli. Misalnya, komentar Amien soal keberadaan Ketua MPR yang kerap bersandiwara.

“Saya tak ingin komentar soal internal partai lain. Kalau di gambarnya kan matahari Cuma satu. Kalau lihat jalan pikirannya (Amien) susah diikuti. Malah sempat menuduh Pak Zulfikli Hasan, Ketua MPR, suka bersandiwara,” tutur Hendrawan.

Tak hanya itu, pernyataan Amien mengenai partai setan juga bisa menjadi beban politik bagi politisi di pentas politik Tanah Air. (den)

Share :

Baca Juga

Headline

Vonis Penjara Pemred Banjarhits Merupakan Kecelakaan Fatal Demokrasi

Headline

Jakarta Utara Bergerak Gelar Apel Siaga Tolak RUU HIP Pada 11 Juli 2020

Headline

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Gugat Privatisasi BUMN

Headline

MPR Minta Pemerintah Investigasi Soal Lonjakan Kenaikan Listrik di Tengah Pandemi Covid-19

Headline

Muhammadiyah Nyatakan Waktu Subuh Diundur 8 Menit

Headline

Babinsa Tebas Kawal PPKM Skala Mikro Di Wilayah Binaan

Headline

Setia Untung Resmi Jabat Wakil Jaksa Agung

Megapolitan

Jasa Marga “Ongkosin” 46.789 Penumpang Transjakarta dan KRL Commuterline