Home / Ekonomi / Headline / Top News

Jumat, 17 September 2021 - 01:16 WIB

Pasar Tradisional Tutup, Jika Aplikasi PeduliLindung Diterapkan

NasionalPos.com, Jakarta -Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan alasan syarat penggunaan aplikasi PeduliLindungi belum diterapkan di pasar tradisional karena pasar rakyat bisa tutup massal.

Diketahui, pemerintah mensyaratkan beberapa aktivitas sosial dan ekonomi dilakukan dengan screening aplikasi PeduliLindungi guna menekan laju penyebaran covid-19.

Adapun beberapa aktivitas yang wajib menggunakan aplikasi tersebut mencakup supermarket, perkantoran, mal, tempat makan atau restoran, bioskop, hingga transportasi udara.

Lutfhi mengungkapkan, dari tinjauan (sampling) 14 pasar rakyat, masih banyak pedagang pasar yang belum divaksin. Ia mencontohkan, di Pasar Sederhana, Jawa Barat, hanya 8,9 persen pedagang yang sudah divaksin.

Baca Juga  ICJR Desak Polisi Usut Kasus Peretasan Situs Aktivis dan Tempo.co

Sehingga. Lanjut Lufhi,  bila aturan pindai aplikasi tersebut juga diterapkan, maka pasar tradisional bakal tutup massal.

SOP atau aturan menggunakan aplikasi PeduliLindungi ialah seluruh penjual atau tenant dan pengunjung/pembeli harus sudah divaksin covid-19.

“Jadi kalau syaratnya semua pedagang dan pengusaha di pasar mesti 100 persen divaksin, sama dengan pasarnya mesti kita tutup, jadi kita belum siap melaksanakan itu (PeduliLindungi),” ujarnya pada konferensi pers kinerja Kemendag Agustus, Jumat (17/9/2021).

Baca Juga  Update Data Corona (13/9/2020) Korban Jumlah Pasien Positif 207.203 Orang dan Meninggal 8.861 Orang

Meski begitu, menurutnya, masyarakat akan lebih nyaman dan merasa aman bila syarat PeduliLindungi diterapkan di pasar tradisional.

Untuk itu, pihaknya akan menggalakkan percepatan penggunaan PeduliLindungi. “Mudah-mudahan dalam 3-4 minggu ke depan kita punya progres yang baik,” kata Lutfhi. (*)

 

Share :

Baca Juga

Headline

Edhy Prabowo Divonis 5 Tahun Penjara dan Dicabut Hak Politiknya Terkait Kasus Ekspor Benur

Ekonomi

PT KAI Luncurkan Kereta Luar Biasa Ditengah Pandemi Covid-19

Headline

Pemerintah Pastikan Tahun 2020 Tidak Ada Penerimaan CPNS

Headline

Dukcapil Serahkan 53 Akta Kematian Awak KRI Nanggala 402

Ekonomi

Janji Pemerintah Menaikkan Gaji ASN Ditunda Akibat Kondisi Keuangan Negara

Headline

Yusuf Al Gifari Ucapkan Selamat Berjuang FKDM Jakarta Utara Periode 2020 -2023

Headline

Hadiri Africa Day 2021, Menteri Basuki Tekankan Hubungan Bilateral Indonesia-Afrika

Headline

TNI dan Polri Bentuk Tim Gabungan Usut Kasus Penyerbuan Mapolsek Ciracas