Home / Headline / Internasional / Top News

Rabu, 1 April 2020 - 20:02 WIB

Pemerintah China Umumkan 1.500 Lebih Warganya Positif Corona Tanpa Gejala Awal

Nasionalpos.com, Jakarta – Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) menyatakan sampai saat ini menemukan ada 1.541 penduduk yang positif virus corona tetapi sama sekali tidak memperlihatkan gejala sakit.

Seperti dilansir CNN, Rabu (1/4/2020), orang-orang yang tidak menunjukkan gejala penyakit Covid-19 akibat virus corona sebelumnya tidak dimasukkan ke dalam jumlah pengidap secara keseluruhan.

China mengkategorikan mereka yang positif tetapi tidak menunjukkan gejala sebagai orang dalam pengawasan medis. Jumlah tersebut termasuk 205 kasus yang berasal dari pendatang atau penduduk China yang tiba dari luar negeri.

Kasus terbaru yang melibatkan orang tanpa gejala terjadi di Provinsi Henan. Seorang perempuan di wilayah tersebut pekan lalu dinyatakan positif virus corona setelah bertemu seorang teman yang merupakan dokter, yang ternyata positif corona dan tidak memperlihatkan gejala apapun.

Baca Juga  Kader Muda Golkar : Setnov Harus Gentleman

Menurut pejabat senior NHC, Chang Jile, petugas kesehatan di China menyatakan akan lebih memperketat pemeriksaan dan aturan karantina terhadap mereka yang tidak menunjukkan gejala corona. Mereka yang dinyatakan positif dan tidak menunjukkan gejala wajib menjalani karantina selama 14 hari.

Mereka baru dibolehkan pulang jika hasil pemeriksaan kedua dengan jangka waktu masing-masing 24 jam menyatakan negatif. Namun, jika ternyata dalam karantina mereka menampakkan gejala penyakit, maka harus langsung dirawat hingga dinyatakan sembuh di rumah sakit yang dirujuk pemerintah.

Baca Juga  Zulhas Tunjuk Hatta Sebagai Ketua MPP PAN

Perdana Menteri China, Li Keqiang, pada Senin (30/3) yang membawahi satuan tugas penanganan virus corona menyatakan saat ini mulai mengutamakan menangani orang yang positif virus corona tanpa gejala. Yaitu mulai dari deteksi, penelusuran kontak, hingga isolasi dan pengobatan untuk menghindari celah dalam menahan laju penyebaran virus corona.

Padahal, dalam beberapa hari pemerintah China bersiap mencabut kebijakan penguncian wilayah di Provinsi Hubei yang menjadi pusat penyebaran wabah dan beberapa lokasi lain. Kasus di Henan membuat orang positif corona tanpa gejala menjadi sorotan, sekaligus mempertanyakan keterbukaan pemerintah dalam melaporkan kasus infeksi corona. Demikian dilansir dari CNN Indonesia.com. (*)

Share :

Baca Juga

Top News

Diduga Terima Suap, Bupati Halmahera Timur Ditahan KPK

Headline

Update Data Corona (13/1/2021) Jumlah Pasien Positif 858.043 Orang dan Meninggal 24.951 Orang

Headline

Rijal Kobar : Bebaskan Tapol Di Indonesia, Baru Menlu Desak Myanmar

Headline

Rijal Kobar Desak Anies Cabut Izin Pengembang Yang Kangkangi Pergub 132/2018

Headline

Setelah Dicekal, GM Hyundai Diperiksa KPK

Politik

Gerindra dukung Deddy Mizwar di Pil-Gub Jawa Barat

Ekonomi

BI Catat Awal Maret 2021 ALiran Dana Asing Keluar Rp400 Miliar

Ekonomi

Sri Mulyani Ungkap Skenario Perpanjangan PPKM Darurat Hingga 6 Pekan