Home / Ekonomi / Top News

Kamis, 8 Februari 2018 - 23:13 WIB

Pemerintah Khawatir Tingginya Potensi Transaksi Mata Uang Virtual

Nasionalpos.com, Jakarta – Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menyatakan potensi tranksasi mata uang digital bisa mencapai Rp 1 triliun per hari.

Karena itu, kata Enggartiasto, penggunaan mata uang digital seperti bitcoin tidak diperbolehkan sebagai alat pembayaran. Seharusnya mata uang sebagai alat pembayaran itu mempunyai wujud seperti mata uang umumnya.

“Itu dipastikan tidak untuk alat pembayaran. Wujudnya saja tidak tahu,” kata Enggartiasto di kantornya, Kamis (8/2/2018).

Baca Juga  Korban Pengeroyokan Ternyata Anggota Paspampres

Menurutnya, potensi transaksi mata uang digital itu cukup fantastis bahkan bisa mencapai Rp 1 triliun per hari.

Lantaran itu, semua pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan melakukan pertemuan untuk menyikapi peredaran mata uang digital tersebut.

“Ini masalah serius dan tidak bisa kita diamkan. Saya sudah kirim surat ke Pak Menteri Koordinator Perekonomian untuk dimasukkan ke pembahasan rapat bersama instansi terkait lainnya,” katanya.

Baca Juga  Membantu Perekonomian Masyarakat Di Saat Pandemi Covid-19, Koramil 1208-03/Tebas Melalui Babinsa Bantu Petani Jeruk

Sejauh ini, mata uang virtual ini rentan terhadap sejumlah resiko, misalnya penggelemumbungan dan cuci uang. Sebab, tidak ada otoritas yang menaungi mata uang virtual ini. Selain itu,  juga tidak memiliki administrator resmi, underlying asset yang mendasari harganya, serta nilai perdagangan yang sangat fluktuatif. ( )

 

Share :

Baca Juga

Headline

Din Tegaskan Tawaran Wamendikbud Rendahkan Muhammadiyah

Nasional

Semarak Ramadhan , GL Pro 08 dan Relawan Anies-Sandi Gelar SOTR – Bukber

Headline

Empat Nama Caketum Golkar Dicoret Pasca Bamsoet Mundur

Headline

Penyidik Kejagung kembali Cekal Tiga Orang Terkait Jiwasrayagate

Headline

WP KPK : Tuntutan Rendah Pelaku Penyerangan Novel Berdampak Pada Pemberantasan Korupsi

Ekonomi

Masyarakat Diminta Maklum, Harga Tahu Tempe Masih Akan Naik

Headline

Rohidin Mersyah, Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Ekspor Benur

Headline

Indonesia Akan Pulangkan Pelaut Yang Dieksploitasi di Kapal China