Home / Headline / Internasional / Top News

Kamis, 2 April 2020 - 22:07 WIB

Pemerintah Korut Nyatakan Bebas Corona

Nasionalpos.com, Jakarta – Korea Utara (Korut) berkeras menyatakan negara mereka masih terbebas dari virus corona (Covid-19).

Direktur Anti Epidemi Markas Besar Darurat Anti Epidemi Korea Utara, Pak Myong Su, menegaskan bahwa berbagai upaya, seperti menutup perbatasan, dianggap berhasil menahan penyebaran virus mematikan tersebut.

“Sejauh ini tidak ada satu orang pun yang terinfeksi virus corona baru di negara kami,” kata Pak sebagaimana dilansir dari AFP, Kamis (2/4/2020).

Korut langsung menutup perbatasan negara pada Januari lalu setelah kasus virus pertama kali terdeteksi di negara tetangga, China. Mereka juga memperketat pengamanan.

“Kami telah melakukan tindakan pencegahan dan ilmiah seperti inspeksi dan karantina untuk semua personel yang memasuki negara kami dan sepenuhnya mendisinfeksi semua barang, serta menutup perbatasan dan memblokir jalur laut dan udara,” ungkap Pak.

Baca Juga  Firly Mantan Ajudan SBY – Boediono, KPK Tak Berani Tuntaskan Kasus Century

Di sisi lain, banyak pihak yang meragukan pernyataan Korea Utara lantaran hampir setiap negara di dunia telah melaporkan kasus virus corona.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa ada hampir satu juta orang terinfeksi virus corona di seluruh dunia pada Rabu (1/4). Pandemi itu telah menewaskan lebih dari 45.000 orang di seluruh dunia.

Salah satu negara yang terinfeksi adalah tetangga dekat Korea Utara yakni Korea Selatan. Di Korsel tercatat ada 9.976 kasus Covid-19 dan sebanyak 169 korban yang meninggal.

Para ahli di dunia mengatakan Korut sangat rentan terhadap virus karena sistem dan infrastruktur kesehatan yang lemah, dan beberapa pihak berpikir Pyongyang menutupi kondisi negara dari wabah.

Komandan militer Amerika Serikat (AS) di Korea Selatan, Jenderal Robert Abrams, mengatakan pada bulan lalu bahwa dirinya cukup yakin Korea Utara memiliki kasus-kasus virus itu.

Baca Juga  Pemprov DKI Pantau Prostitusi di Apartemen Kalibata City

Presiden AS, Donald Trump, juga mengatakan Korea Utara kemungkinan dapat terpapar virus dan menawarkan bantuan anti-epidemi virus corona, melalui sebuah surat pribadi kepada Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un.

Korea Utara yang masih dijatuhi sejumlah sanksi internasional atas program rudal nuklir dan rudal balistiknya juga telah meminta bantuan untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

Pada Februari lalu, Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan telah memberi bantuan 1.500 alat tes diagnostik Covid-19 atas permintaan Korut.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memberikan pengecualian sanksi kepada kelompok-kelompok bantuan, termasuk Dokter Lintas Batas (MSF) dan UNICEF pada barang-barang seperti perangkat diagnostik, masker wajah, peralatan pelindung dan disinfektan.

Meski begitu, hingga sekarang belum terkonfirmasi apakah bantuan itu telah dikirim ke Korea Utara. Diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berencana menggelontorkan US$900 ribu untuk mendukung kegiatan tanggap virus corona di Korut. Demikian dilansir dari CNN Indonesia.com. (*)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Kementan Terbitkan Rekomendasi 19 Importir Bawang Putih 245 Ribu Ton

Megapolitan

Jika Acara DWP Terlaksana, DPMTPST Memberi Ijin

Headline

Update Corona (9/6/2020) Jumlah Pasien Positif 33.076 Orang Dan Meninggal Menjadi 1.923 Orang

Headline

Gatot : Jangan Mimpi KAMI Jadi Parpol

Ekonomi

Pemerintah Cairkan Anggaran Bansos Program Keluarga Harapan Sebesar Rp16,4 Triliun

Nasional

Dinilai Netral, Kapolri Dianugerahi Mawar Merah Putih Oleh Forum API

Ekonomi

Redam Anomali Harga, Kementan Dorong Industri Pakan Ternak Serap Jagung Petani

Headline

China Digugat Negara Bagian AS Soal Pandemi Virus Corona